Binus University berkolaborasi dengan Kemendiktisaintek menghadirkan Program Tendik Berdampak–Penguatan Kompetensi dan Profesionalisme 2026 bidang Pranata Humas (Foto: Ist)
Jakarta, Jurnas.com - Peran humas di perguruan tinggi kini tak lagi sekadar fungsi pendukung, melainkan menjadi elemen strategis dalam membangun kepercayaan publik. Perubahan ini semakin terasa di tengah derasnya arus digital hingga meningkatnya jumlah perguruan tinggi di Indonesia.
Menjawab perubahan tersebut, Binus University berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI menghadirkan Program Tendik Berdampak–Penguatan Kompetensi dan Profesionalisme 2026 bidang Pranata Humas.
Vice Rector Academic Development BINUS University, Prof. Dr. Engkos Achmad Kuncoro, atau akrab disapa Prof Kun, menyampaikan bahwa peran tenaga kependidikan menjadi kunci dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang berdampak.
BINUS University Luncurkan Program Beasiswa EMAS
“Penguatan pendidikan tinggi tidak hanya bertumpu pada aspek akademik, tetapi juga pada peran strategis tenaga kependidikan sebagai penggerak ekosistem pendidikan. Di era digital, komunikasi bukan lagi fungsi pendukung, melainkan elemen kunci dalam membangun kepercayaan publik dan memastikan institusi tetap relevan serta berdampak bagi masyarakat,” ujar Prof. Kun saat membuka program tersebut pada Selasa (7/4/2026).
Program yang diselenggarakan pada 7–9 April 2026 di Binus University, Jakarta ini diikuti oleh 51 tenaga kependidikan dari berbagai institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Inisiatif ini menjadi respons atas kebutuhan penguatan kapasitas kehumasan di tengah pesatnya perkembangan media digital, perubahan perilaku masyarakat, serta meningkatnya ekspektasi stakeholder terhadap institusi pendidikan.
Melalui pendekatan pembelajaran yang komprehensif, program ini menggabungkan webinar, workshop intensif, praktik langsung, serta
benchmarking dengan praktik terbaik industri. Peserta dibekali tidak hanya pemahaman konseptual, tetapi juga keterampilan strategis dalam komunikasi publik, media relations, perencanaan komunikasi, storytelling, hingga pengelolaan isu yang relevan dengan tantangan saat ini.
Sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta yang dipercaya dalam penyelenggaraan program ini, Binus University menghadirkan pendekatan
pembelajaran berbasis praktik industri sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang relevan, adaptif, dan berdampak di Indonesia.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto menekankan pentingnya dampak nyata dari pendidikan tinggi.
“Kita tentu sama-sama memahami bahwa ke depan, kita ingin memastikan bahwa pendidikan tinggi Indonesia tidak hanya baik secara administratif, tapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar, masyarakat, dan bangsa Indonesia.
Untuk mencapai itu, kata Mendiktisaintek, dibutuhkan sistem yang kuat, layanan yang cepat dan responsif, serta sumber daya manusia yang profesional dan memiliki semangat untuk terus belajar.
"Melalui workshop ini, saya berharap tidak hanya terjadi transfer pengetahuan, tetapi juga lahir praktik-praktik baik yang bisa langsung diimplementasikan di institusi masing-masing. Saya berharap terbentuk jejaring kolaborasi yang kuat antar tenaga kependidikan, sehingga kita bisa saling belajar dan saling menguatkan,” ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, program Tendik Berdampak 2026 dirancang untuk menjawab kebutuhan komunikasi perguruan tinggi yang semakin dinamis di eradigital, melalui pendekatan pembelajaran yang tidak hanya konseptual, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan praktik industri.
Ketua Program Tendik Berdampak 2026 BINUS University, Haris Suhendra, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk mendorong kolaborasi lintas peran dalam ekosistem pendidikan tinggi melalui pembelajaran berbasis praktik yang relevan dengan kebutuhan komunikasi saat ini.
Melalui keterlibatan praktisi dan studi kasus nyata, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara strategis di institusi masing-masing, sehingga diharapkan dapat mendorong lahirnya praktik komunikasi publik yang lebih relevan dan berkelanjutan di berbagai institusi pendidikan di Indonesia.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Binus University Kemendiktisaintek RI Penguatan Kompetensi Humas Perguruan Tinggi Tendik Berdampak

























