Selasa, 07/04/2026 15:24 WIB

Frustasi, Kapal Gas Qatar Batalkan Pengiriman Lewat Selat Hormuz





Dua kapal tanker bermuatan penuh gas alam cair (LNG) milik Qatar, dikabarkan batal keluar dari Teluk Persia dan melakukan pengiriman melalui Selat Hormuz.

Kapal gas alam cair lewat di Selat Hormuz (Foto: Reuters)

Doha, Jurnas.com - Dua kapal tanker bermuatan penuh gas alam cair (LNG) milik Qatar, dikabarkan batal keluar dari Teluk Persia dan melakukan pengiriman melalui Selat Hormuz.

Kapal Al Daayen mengubah tujuan awalnya ke Kota Ras Laffan, Qatar pada Senin (6/4), dan kini sedang berlayar ke arah barat menuju teluk, menurut data pelacakan kapal.

Sementara itu, kapal Rasheeda memberi isyarat sedang menunggu perintah sambil berlayar ke arah yang sama. Kedua kapal tanker tersebut awalnya mengatakan sedang dalam pengiriman menuju Pakistan.

Dikutip dari Bloomberg pada Selasa (7/4), para pedagang gas alam dunia terus memantau perkembangan kapal tanker di Selat Hormuz.

Sebab, tidak ada kargo LNG yang melewati selat tersebut sejak AS dan Israel memulai serangan terhadap Iran pada akhir Februari, meskipun sebuah kapal pengangkut LNG yang tampaknya kosong melewati titik sempit tersebut selama akhir pekan.

Sebelum konflik, sekitar seperlima LNG dunia terutama dari Qatar, dan volume yang lebih kecil dari Uni Emirat Arab, melakukan pengiriman melalui jalur Teluk Persia.

Transit melalui Selat Hormuz akan menjadi dorongan besar bagi Qatar, meskipun pabrik ekspor Ras Laffan negara itu telah ditutup selama lebih dari sebulan karena serangan Iran.

Hal ini akan memungkinkan Qatar untuk mengirim lebih banyak pengiriman yang sudah dimuat dan menunggu di Teluk Persia, atau menurunkan bahan bakar dari penyimpanan.

KEYWORD :

Blokade Selat Hormuz Kapal Gas Qatar Konflik Timur Tengah




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :