Sabtu, 28/03/2026 18:14 WIB

Houthi Yaman Resmi Gabung Kubu Iran Lawan Israel





Kelompok militer Houthi Yaman resmi bergabung untuk mendukung kubu Iran dalam perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Pejuang yang baru direkrut yang bergabung dengan pasukan militer Houthi saat parade di Sanaa, Yaman 2 Desember 2023. Foto: Reuters

Sanaa, Jurnas.com - Kelompok militer Houthi Yaman resmi bergabung untuk mendukung kubu Iran dalam perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Konflik ini belum menunjukkan tanda-tanda berakhir sejak dimulai pada 1 Maret 2026.

Pernyataan resmi pada Sabtu (28/3), menandai masuknya kelompok militan yang berbasis di Yaman itu ke dalam perang AS-Iran, sebuah konflik yang telah menyebabkan kekacauan di pasar energi dan menewaskan ribuan orang.

"Operasi kami, dengan bantuan Tuhan, akan berlanjut sampai agresi terhadap semua front perlawanan berhenti," demikian keterangan Houthi dikutip dari Bloomberg.

Beberapa jam sebelumnya, Israel mengatakan pihaknya mengidentifikasi peluncuran rudal dari Yaman menuju wilayahnya. Namun, militer Israel mengatakan proyektil tersebut berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara.

Diketahui, tak hanya memakan ribuan korban jiwa, perang ini menyebabkan gangguan terbesar yang pernah ada pada pasokan energi, memukul ekonomi global dan memicu kekhawatiran inflasi.

Sehari sebelumnya, Houthi mengatakan bahwa mereka siap untuk bertindak jika eskalasi terhadap Iran dan "Poros Perlawanan" berlanjut dalam perang.

Kelompok ini telah menunjukkan kemampuan untuk menyerang target jauh di luar Yaman dan mengganggu jalur pelayaran di sekitar Semenanjung Arab dan Laut Merah, seperti yang mereka lakukan untuk mendukung Hamas di Gaza setelah 7 Oktober 2023.

Dengan masuknya Houthi membuka front baru dalam konflik, salah satu target yang jelas ialah Selat Bab al-Mandab di lepas pantai Yaman, titik terpadat lalu lintas laut menuju Terusan Suez, setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.

KEYWORD :

Houthi Yaman Perang Israel vs Iran Konflik Timur Tengah




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :