Kamis, 26/03/2026 16:04 WIB

Rekayasa Lalin Situasional, Kakorlantas: Arus Balik Lebaran Tetap Lancar





Secara keseluruhan arus masih padat, namun bisa kami kelola dengan baik. Alhamdulillah angka kecelakaan dan fatalitas juga menunjukkan penurunan.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho beri keterangan. (Foto: Jurnas/Ira).

 

Jakarta, Jurnas.com – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri masih menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sejumlah ruas tol pada arus balik Lebaran 2026. Skema tersebut meliputi contraflow hingga pengoperasian jalur tol fungsional guna mengurai kepadatan kendaraan menuju Jakarta.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho menjelaskan, contraflow satu lajur masih diberlakukan di ruas Tol Jakarta-Cikampek, tepatnya dari KM 70 hingga KM 55. Selain itu, tol fungsional Japek II Selatan juga dioperasikan untuk mendistribusikan arus kendaraan dari wilayah Jawa Barat.

“Contraflow masih kami berlakukan dari KM 70 sampai KM 55. Untuk kendaraan dari arah Jawa Barat, kami juga buka tol fungsional Japek II Selatan, mulai Sadang, Deltamas hingga Setu, yang nantinya terhubung ke JORR,” ujar Agus dalam keterangannya, Kamis (26/3).

Menurut dia, kebijakan rekayasa lalu lintas tersebut merupakan hasil evaluasi bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perhubungan dan operator jalan tol. Evaluasi juga dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, arus kendaraan di sejumlah titik utama terpantau mulai melandai. Indikator tersebut terlihat dari traffic counting di Gerbang Tol Banyumanik dan Kalikangkung yang menunjukkan penurunan volume kendaraan.

Seiring dengan kondisi tersebut, Korlantas Polri mulai melakukan normalisasi lalu lintas secara bertahap. Pada Rabu (25/3), rekayasa one way nasional dihentikan dan jalur dari KM 414 Tol Kalikangkung hingga KM 263 Tol Pejagan kembali dibuka normal dua arah.

Normalisasi kemudian diperluas hingga KM 70 Tol Cikampek Utama (Cikatama). Pada pukul 15.30 WIB, seluruh jalur Trans Jawa dari KM 414 hingga KM 70 telah kembali beroperasi normal dua arah.

Agus menegaskan, meski volume kendaraan masih tinggi akibat arus balik Lebaran, kondisi lalu lintas secara umum masih terkendali berkat penerapan berbagai strategi rekayasa.

Dari sisi keselamatan, Korlantas juga mencatat tren positif. Angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas dilaporkan turun hingga 39 persen, sementara jumlah kejadian kecelakaan menurun 4,90 persen dibandingkan periode sebelumnya.

“Secara keseluruhan arus masih padat, namun bisa kami kelola dengan baik. Alhamdulillah angka kecelakaan dan fatalitas juga menunjukkan penurunan,” kata Agus.

 

 

 

 

KEYWORD :

Kakorlantas Polri Agus Suryo Nugroho rekayasa lalu lintas arus balik Lebaran 2026 Idul Fitri




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :