Penjualan minyak di Bangladesh (Foto: AFP)
Manila, Jurnas.com - Tanda-tanda penimbunan bahan bakar terlihat di sejumlah negara Asia. Salah satunya dengan memberlakukan pembatasan pada bahan bakar pesawat, lantaran konflik di Timur Tengah menyebabkan harga minyak meroket.
Di Korea Selatan, sejumlah maskapai telah menerima pemberitahuan terkait pembatasan pengisian bahan bakar dari beberapa negara. Seoul juga membuka kemungkinan untuk fokus pada penerbangan domestik, sebagaimana laporan Bloomberg pada Rabu (25/3).
Korsel juga meningkatkan perencanaan darurat untuk skenario terburuk di Timur Tengah, termasuk menjajaki kemungkinan melepas cadangan minyak strategis yang ditaksir cukup untuk kebutuhan selama 208 hari.
Hal senada juga terjadi di Filipina. Presiden Philippine Airlines, Richard Nuttall, dalam sebuah wawancara mengakui bahwa pemerintah akan menerapkan penjatahan bahan bakar.
"Ada beberapa negara yang sekarang mulai mengatakan, `Kami tidak ingin Anda mengambil terlalu banyak bahan bakar saat datang`," ujar Richard.
"Jadi saya pikir jika negara-negara tidak memikirkan bagaimana mereka mengelola hal itu, maka mereka kehilangan gambaran besarnya," dia menambahkan.
Adapun Filipina yang sudah lebih awal mendeklarasikan darurat energi nasional membuka peluang penyetopan operasional pesawat, mengingat maskapai dalam negeri dipaksa mencukupkan bahan bakar untuk perjalanan pulang-pergi.
Di Vietnam, badan resmi penerbangan memperingatkan potensi kekurangan bahan bakar pesawat het mulai awal April, dan sebagai konsekuensinya jumlah penerbangan bakal dikurangi.
China dan Thailand juga sama-sama memperketat pembatasan ekspor bahan bakar olahan untuk melindungi stok strategis nasional. Begitu pula Australia, mulai menerapkan pemotongan sementara sebesar 20 persen dalam kewajiban penyimpanan stok minimumnya untuk solar dan bensin di tengah menurunnya impor.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Penimbunan Bahan Bakar Krisis Minyak Konflik Timur Tengah


























