Rabu, 25/03/2026 21:48 WIB

Studi: Gas Masak di Eropa Mengandung Zat Pemicu Kanker





Studi yang dilakukan sekelompok peneliti di Universitas Stanford dan lembaga penelitian independen, PSE Healthy Energy, melakukan temuan penting pada gas masak

Penggunaan gas alam di Eropa untuk kompor (Foto: Unsplash)

London, Jurnas.com - Studi yang dilakukan sekelompok peneliti di Universitas Stanford dan lembaga penelitian independen, PSE Healthy Energy, menemukan bahwa pasokan gas domestik di beberapa kota di Eropa mengandung kadar benzena tinggi. Zat tersebut selama ini dianggap sebagai pemicu kanker.

Menurut penelitian, sampel gas yang diambil di rumah-rumah di Inggris mengandung benzena 37 kali lebih banyak daripada gas di Amerika Utara secara rata-rata. Sementara konsentrasi di Belanda 66,5 kali lebih tinggi.

Berdasarkan aturan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tidak ada tingkat paparan yang aman untuk benzena, yang dikaitkan dengan leukemia dan dampak serta penyakit kesehatan jangka panjang lainnya.

"Kami terkejut betapa tingginya kadar benzena dalam gas di rumah-rumah di Eropa. Hal itu membuat dampak kesehatan tersebut menjadi lebih mengkhawatirkan," kata salah seorang ilmuwan PSE, Dr. Tamara Sparks dikutip dari Bloomberg pada Rabu (25/3).

Meskipun polusi udara di luar ruangan telah banyak diteliti dan dipantau secara rutin, kualitas udara di dalam rumah baru-baru ini menjadi fokus para peneliti.

Beberapa penelitian menemukan bahwa rumah yang dilengkapi dengan kompor gas memiliki kadar nitrogen dioksida yang lebih tinggi, sementara penelitian lain mengaitkan penggunaan kompor gas dengan kasus asma pada anak-anak dan risiko lebih tinggi terkena penyakit paru-paru seperti bronkitis dan pneumonia pada anak-anak.

Diketahui, para peneliti mengumpulkan sampel dari 72 rumah di Inggris , Belanda, dan Italia. Mereka juga memeriksa kebocoran gas saat kompor dimatikan dan menemukan bahwa kebocoran terjadi di sekitar 40 persen dapur.

Para peneliti menyimpulkan bahwa 9 persen rumah memiliki kebocoran yang cukup besar sehingga melebihi batas paparan benzena yang direkomendasikan oleh Inggris dan Uni Eropa.

"Kadar yang lebih tinggi dalam waktu yang lebih singkat bisa sama buruknya, atau serupa, dengan kadar yang lebih rendah dalam jangka waktu yang lebih lama," ujar Dr. Sparks.

KEYWORD :

Gas Masak Eropa Kadar Benzena Zat Pemicu Kanker




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :