Serangan Israel di Lebanon bagian selatan (Foto: Reuters)
Beirut, Jurnas.com - Serangan Israel pada Rabu (25/3) dini hari menewaskan enam orang di kamp pengungsi Palestina di kawasan Sidon, Lebanon selatan, dan tiga orang lainnya di lokasi berbeda.
Tel Aviv meningkatkan kampanyenya melawan kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran, yang serangan roketnya pada 2 Maret menyeret Lebanon ke dalam perang regional, pasca serangan AS-Israel terhadap Teheran.
Kantor Berita Nasional Lebanon mengatakan empat orang tewas dalam "serangan musuh Israel" di Kota Adloun, dan dua orang lainnya dalam serangan di apartemen pengungsi Mieh Mieh. Empat orang dikabarkan luka-luka.
Di wilayah lain, NNA melaporkan serangan Israel di Kota Habboush yang menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 18 orang lainnya.
Dalam sebuah pernyataan, militer Israel mengklaim bahwa pasukan daratnya berhasil menghancurkan fasilitas penyimpanan senjata. Adapun serangan udara sukses menewaskan sejumlah teroris yang melarikan diri dari lokasi.
"Pasukan membongkar pusat komando Hizbullah yang di dalamnya terdapat banyak senjata," ujar militer Israel dikutip dari AFP.
Sementara itu, Hizbollah mengatakan para pejuangnya telah melancarkan sejumlah serangan yang menargetkan pasukan Israel di Lebanon selatan dan di dalam wilayah Israel, dan tidak ada laporan korban jiwa.
Diketahui, Israel yang menduduki Lebanon selatan selama hampir dua dekade hingga 2000, mengatakan bahwa militernya akan mengambil alih wilayah perbatasan hingga sungai Litani, sekitar 30 km dari perbatasan.
Kampanye Israel sejauh ini telah menewaskan sedikitnya 1.072 orang di Lebanon, dan menyebabkan lebih dari satu juta orang mengungsi.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Perang Israel vs Iran Lebanon Selatan Perang Darat Lebanon























