Senin, 16/03/2026 05:27 WIB

Pelatih Persija Kritik Lapangan JIS usai Ditahan Imbang Dewa United





Souza berpendapat bahwa kondisi arena pertandingan sangat tidak ideal bagi tim yang mengandalkan penguasaan bola dan akurasi umpan.

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza (Foto: Dok. Persija)

Jakarta, Jurnas.com - Ambisi Persija Jakarta untuk memangkas jarak dengan pemuncak klasemen harus terhambat setelah ditahan imbang 1-1 oleh Dewa United dalam lanjutan BRI Super League di Jakarta International Stadium (JIS), pada Minggu (15/3).

Seusai laga, pelatih Macan Kemayoran, Mauricio Souza, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Ia menunjuk kondisi rumput stadion sebagai biang keladi buruknya kualitas permainan teknis di lapangan.

Souza berpendapat bahwa kondisi arena pertandingan sangat tidak ideal bagi tim yang mengandalkan penguasaan bola dan akurasi umpan.

“Menurut saya, pertandingan ini secara teknis sangat buruk. Jika dianalisis, hampir tidak ada peluang gol yang benar-benar jelas dari kedua tim,” kata Souza dalam jumpa pers usai pertandingan dikutip dari Antara pada Senin (16/3).

Dalam laga tersebut, Persija sebenarnya sempat memimpin lewat aksi Maxwell di penghujung babak pertama. Namun, keunggulan itu sirna setelah Alexis Messidoro menyamakan kedudukan untuk Dewa United di awal paruh kedua.

Pelatih asal Brasil ini menegaskan bahwa buruknya permukaan lapangan mematikan kreativitas anak asuhnya.

“Lapangan tidak memiliki kondisi minimal untuk menghadirkan pertandingan sepak bola dan tontonan yang baik,” ujarnya.

Kekecewaan Souza semakin mendalam saat melihat catatan statistik Persija di kandang. Ia menyoroti banyaknya poin yang terbuang saat bermain di JIS, yang justru berbanding terbalik dengan performa tandang mereka yang jauh lebih efektif.

“Di sini kami kehilangan poin saat melawan Bali (United, imbang 1-1), Malut (United, imbang 1-1), dan sekarang Dewa. Total ada enam poin yang tertinggal di JIS,” kata Souza.

Selain faktor eksternal, Souza juga menyoroti kelengahan lini pertahanan Persija yang berujung pada gol balasan lawan.

Ia menilai gol Dewa United seharusnya bisa dicegah jika pemainnya lebih taktis dalam membuang bola di area krusial.

“Bola ada di kaki pemain kami. Seharusnya bola dibuang ke belakang atau keluar lapangan, tetapi justru dimasukkan kembali ke duel. Dari situ mereka melakukan serangan balik empat lawan tiga dan akhirnya mencetak gol,” ujarnya.

Hasil imbang ini membuat Persija tertahan di peringkat ketiga dengan 52 poin.

Macan Kemayoran gagal memanfaatkan momentum untuk mendekati Persib Bandung (58 poin) dan Borneo FC (54 poin) yang juga bermain imbang di laga lainnya.

KEYWORD :

Persija Jakarta Mauricio Souza Dewa United Lapangan JIS Super League




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :