Minggu, 15/03/2026 09:34 WIB

Ini Sejarah Peringatan Hari Internasional untuk Memerangi Islamofobia





Hari Internasional untuk Memerangi Islamofobia bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah komitmen untuk menghapus diskriminasi berbasis Agama.

Ini sejarah peringatan Hari Internasional untuk Memerangi Islamofobia (Foto: tikatangata)

Jakarta, Jurnas.com - Di tengah dinamika geopolitik yang sering kali memicu polarisasi, tanggal 15 Maret telah berdiri tegak sebagai tonggak pengingat bagi peradaban modern.

Hari Internasional untuk Memerangi Islamofobia bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah komitmen kolektif global untuk menghapus diskriminasi berbasis agama dan kepercayaan.

Peringatan ini bermula dari peristiwa kelam pada 15 Maret 2019, saat aksi terorisme melanda dua masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Tragedi yang merenggut 51 nyawa tersebut memicu gelombang solidaritas global untuk melawan kebencian terhadap umat Islam.

Negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) kemudian mengusulkan tanggal tersebut sebagai momentum kesadaran internasional. Usulan ini bertujuan agar diskriminasi berbasis agama tidak lagi dipandang sebelah mata oleh dunia.

Pada 15 Maret 2022, Majelis Umum PBB secara resmi menetapkan hari ini sebagai Hari Internasional untuk Memerangi Islamofobia. Resolusi ini disepakati oleh 140 negara sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga hak asasi manusia.

Tujuan utama peringatan ini adalah untuk mempromosikan budaya toleransi dan dialog antariman di tingkat global. Melalui edukasi, dunia diharapkan dapat menghapus stereotip negatif yang sering kali memicu kekerasan.

Hingga saat ini, 15 Maret menjadi pengingat penting bahwa perdamaian hanya bisa terwujud jika setiap individu merasa aman. Setiap tahun, berbagai negara mengadakan diskusi untuk memastikan keadilan bagi seluruh kelompok minoritas.

Peringatan ini bersifat timeless karena tantangan diskriminasi selalu ada dan berkembang di setiap zaman. Dengan terus mengenang sejarahnya, masyarakat dunia diajak untuk tetap waspada terhadap segala bentuk intoleransi.

KEYWORD :

15 Maret Sejarah Islamofobia Hari Internasional Selandia Baru




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :