Israel menghancurkan salah satu fasilitas medis di Lebanon (Foto: AFP)
Yerusalem, Jurnas.com - Israel memperingatkan bahwa serangan militer tidak akan lagi menoleransi ambulans dan fasilitas medis, dengan tudingan bahwa keduanya dimanfaatkan secara ilegal oleh kelompok Hizbullah di Lebanon.
"Sebagai bagian dari aktivitas terorisnya, Hizbullah menggunakan ambulans secara luas untuk keperluan militer," kata juru bicara militer Israel, Kolonel Avichai Adraee, dikutip dari Reuters pada Sabtu (14/3).
"Jika praktik ini tidak dihentikan, Israel akan bertindak sesuai dengan hukum internasional terhadap setiap aktivitas militer yang dilakukan oleh kelompok teroris Hizbullah menggunakan fasilitas dan ambulans ini," dia menambahkan.
Sementara itu, salah seorang pejabat Hezbollah mengatakan bahwa kelompok tersebut tidak menggunakan ambulans dan fasilitas medis untuk keperluan militer.
Militer Israel tidak segera menanggapi permintaan untuk memberikan bukti bahwa Hizbullah menggunakan fasilitas medis atau ambulans secara ilegal.
Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, setidaknya 26 petugas medis dan petugas pertolongan pertama telah tewas dalam serangan Israel sejak 2 Maret.
Militer Israel mengatakan pihaknya mengambil tindakan pencegahan untuk mencoba mengurangi kerugian apapun terhadap warga sipil.
Kelompok Hizbullah yang didukung Iran melepaskan tembakan ke arah Israel pada 2 Maret, dengan mengatakan bahwa mereka membalas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran pada awal perang AS-Israel terhadap Iran.
Sejak itu, Israel telah melancarkan kampanye pengeboman besar-besaran terhadap Hizbullah, yang telah menewaskan lebih dari 700 orang dan menyebabkan ratusan ribu lainnya mengungsi, sementara Hizbullah telah menembakkan ratusan roket melintasi perbatasan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Israel Serang Medis Hizbullah Lebanon Perang Israel vs Iran



























