Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: Anadolu)
Washington, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengklaim bahwa banyak negara akan mengirimkan kapal perang ke Selat Hormuz, guna membuka blokade yang dilakukan Iran dan menyebabkan krisis pasokan migas di sebagian besar negara.
Kendati demikian, dalam unggahannya di Truth Social, Trump tidak memberikan rincian negara mana saja yang akan mengirimkan kapal perang, di saat Iran mengultimatum akan menyerang kapal manapun yang melanggar.
"Banyak negara, terutama negara-negara yang terkena dampak upaya Iran untuk menutup Selat Hormuz, akan mengirimkan kapal perang, bersama dengan Amerika Serikat, untuk menjaga agar selat tersebut tetap terbuka dan aman," tulis Trump.
Hamas Minta Iran Setop Tembaki Negara Tetangga
Dikutip dari Reuters, Trump berharap China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara-negara lain akan mengirimkan kapal ke daerah tersebut.
"Sementara itu, Amerika Serikat akan membombardir habis-habisan garis pantai, dan terus menembak jatuh perahu dan kapal Iran dari perairan," ujar politisi Partai Republik tersebut.
Hingga saat ini, Gedung Putih belum memberikan tanggapan mengenai daftar negara yang setuju ikut terlibat di tengah eskalasi konflik di kawasan Teluk. Apalagi, Iran belum memberikan tanda-tanda akan mengendurkan serangan.
Diketahui, dalam pernyataan perdananya, Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, bersumpah akan melakukan pembalasan atas terbunuhnya Ayatullah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran sebelumnya, dalam serangan gabungan AS dan Israel.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Perang AS vs Iran Blokade Selat Hormuz Jalur Migas Dunia



























