Jum'at, 13/03/2026 22:50 WIB

Klaim Mojtaba Khamenei Terluka, Menhan AS: Kemungkinan Cacat





Menteri Pertahanan Amerika Serikat (Menhan AS), Pete Hegseth, mengklaim bahwa Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei terluka dalam serangan AS

Mojtaba Khamenei, putra Ayatollah Ali Khamenei resmi ditunjuk menjadi pemimpin tertinggi Iran (Foto: X/Nexta_tv)

Washington, Jurnas.com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (Menhan AS), Pete Hegseth, mengklaim bahwa Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei terluka dalam serangan AS dan Israel di Teheran dua pekan lalu.

Bahkan, serangan yang mengakibatkan Pemimpin Tertinggi Iran sebelumnya, Ayatullah Ali Khamenei gugur itu juga membuat Mojtaba mengalami cacat fisik menurut Hegseth.

"Kita tahu bahwa pemimpin baru yang disebut-sebut tidak begitu tertinggi itu terluka dan kemungkinan cacat. Dia mengeluarkan pernyataan kemarin. Pernyataan yang lemah, sebenarnya, tetapi tidak ada suara dan tidak ada video. Itu adalah pernyataan tertulis," kata Hegseth dikutip dari Reuters pada Jumat (13/3).

"Iran punya banyak kamera dan banyak alat perekam suara. Mengapa pernyataan tertulis? Saya rasa Anda tahu alasannya. Ayahnya meninggal. Dia takut, dia terluka, dia buron, dan dia tidak memiliki legitimasi," Hegseth menambahkan.

Salah seorang pejabat Iran mengatakan kepada Reuters pada 11 Maret lalu bahwa pemimpin tertinggi yang baru mengalami luka ringan tetapi terus melakukan operasi, setelah televisi pemerintah menggambarkannya sebagai korban luka perang.

Hegseth juga menekankan pentingnya serangan militer AS untuk melumpuhkan kemampuan rudal dan drone, serta angkatan laut Iran. Kendati demikian, drone Iran dilaporkan lebih banyak terbang ke Kuwait, Irak, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman.

Selain itu, empat anggota militer AS tewas pada hari ini, ketika sebuah pesawat pengisian bahan bakar militer AS jatuh di Irak barat, dalam insiden yang menurut AS melibatkan pesawat lain, bukan akibat tembakan musuh atau tembakan dari pihak sendiri.

KEYWORD :

Perang AS vs Iran Menhan Pete Hegseth Mojtaba Khamenei




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :