Rekonstruksi artistik Sonselasuchus cedrus di habitatnya, di wilayah yang kini menjadi Petrified Forest National Park, sekitar 215 juta tahun lalu (Foto: Earth)
Jakarta, Jurnas.com - Fosil reptil purba dari periode Trias mengungkap fakta tak biasa tentang evolusi kerabat buaya. Penelitian terbaru menunjukkan salah satu spesiesnya kemungkinan memulai hidup dengan berjalan empat kaki, lalu beralih menjadi dua kaki ketika dewasa.
Penemuan ini berpusat pada spesies purba bernama Sonselasuchus cedrus, reptil kecil yang hidup sekitar 225 hingga 201 juta tahun lalu pada periode Trias Akhir. Fosilnya mengungkap pola pertumbuhan unik yang jarang ditemukan pada kerabat buaya.
Penelitian tersebut dipimpin oleh Elliott Armour Smith dari University of Washington Department of Biology bersama paleontolog Christian Sidor dari Burke Museum of Natural History and Culture. Studi ini kemudian dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Journal of Vertebrate Paleontology.
Dikutip dari Erath, pada masa hidupnya, Amerika Utara masih menjadi bagian dari superbenua raksasa Pangaea. Lanskapnya dipenuhi hutan luas yang dihuni oleh berbagai reptil, amfibi, dan dinosaurus awal.
Di tengah ekosistem purba tersebut, Sonselasuchus cedrus termasuk dalam kelompok reptil yang disebut shuvosaurid. Kelompok ini terkenal memiliki bentuk tubuh yang sekilas mirip dinosaurus berlari cepat seperti ornithomimid, meskipun sebenarnya berasal dari garis evolusi yang berbeda.
Perbedaan menarik mulai terlihat ketika para peneliti mempelajari proporsi tulang anggota tubuh dari berbagai individu fosil. Mereka menemukan bahwa kaki depan dan kaki belakang tampaknya tidak tumbuh dengan kecepatan yang sama.
Menurut Elliott Armour Smith, reptil muda kemungkinan memiliki panjang kaki depan dan belakang yang relatif seimbang. Namun seiring bertambahnya usia, kaki belakangnya berkembang lebih panjang dan lebih kuat.
Perubahan ini membuat ilmuwan menduga bahwa hewan tersebut memulai hidupnya dengan berjalan menggunakan empat kaki. Ketika dewasa, struktur tubuhnya berubah sehingga ia lebih sering bergerak dengan dua kaki.
Bukti tersebut diperoleh dari situs fosil yang sangat kaya di Petrified Forest National Park. Pada penggalian yang dimulai sejak 2014, para peneliti menemukan lapisan tulang padat yang sebagian besar berasal dari spesies ini.
Sejauh ini, sekitar 950 tulang dari Sonselasuchus cedrus telah dikumpulkan dari lokasi tersebut. Secara keseluruhan, lebih dari 3.000 fosil hewan purba berhasil ditemukan dari area yang sama.
Fosil-fosil tersebut membantu para ilmuwan merekonstruksi penampilan hewan ini secara cukup rinci. Tingginya diperkirakan sekitar 63 sentimeter dengan tubuh ringan yang mungkin mampu bergerak cepat di lingkungan hutan.
Reptil ini memiliki paruh tanpa gigi dan rongga mata besar, serta tulang yang relatif berongga. Ciri-ciri tersebut sering ditemukan pada dinosaurus tertentu, tetapi dalam kasus ini muncul pada garis evolusi kerabat buaya.
Menurut para peneliti, kemiripan tersebut merupakan contoh evolusi konvergen, ketika spesies berbeda mengembangkan fitur serupa karena hidup di lingkungan yang sama. Dengan kata lain, reptil dari garis buaya dan dinosaurus mungkin menempati peran ekologi yang mirip di habitat purba.
Situs fosil di Petrified Forest National Park sendiri terus menghasilkan temuan baru hingga sekarang. Selain reptil ini, para peneliti juga menemukan fosil ikan, amfibi, dinosaurus, serta berbagai reptil lain yang hidup dalam ekosistem yang sama lebih dari 200 juta tahun lalu.
Nama Sonselasuchus cedrus juga mencerminkan sejarah geologinya. Kata “Sonselasuchus” merujuk pada lapisan batuan Sonsela dalam Formasi Chinle, sedangkan “cedrus” mengacu pada pohon cedar yang dahulu mendominasi hutan di wilayah tersebut.
Bagi para ilmuwan, setiap fosil dari hutan purba itu membantu melengkapi teka-teki evolusi reptil awal. Penemuan ini sekaligus menunjukkan bahwa kerabat buaya di masa lalu jauh lebih beragam dan eksperimental dibandingkan buaya modern yang kita kenal sekarang. (*)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Fosil Reptil Purba Kerabat Buaya Sonselasuchus cedrus Periode Trias





















