Selasa, 10/03/2026 22:59 WIB

Jenderal AS: Iran Ternyata Tidak Setangguh yang Kami Duga





Kepala Staf Gabungan Militer Amerika Serikat, Jenderal Dan Caine, meremehkan kekuatan Iran saat peperangan memasuki hari ke-11.

Kepala Staf Gabungan Militer AS, Jenderal Dan Caine (Foto: Reuters)

Washington, Jurnas.com - Kepala Staf Gabungan Militer Amerika Serikat, Jenderal Dan Caine, meremehkan kekuatan Iran saat peperangan memasuki hari ke-11. Menurut dia, Iran tidak setangguh yang diduga sebelumnya.

Dan Caine mengumumkan bahwa AS melakukan serangan terhadap kapal-kapal penebar ranjau Iran, dan Pentagon akan mempertimbangkan berbagai opsi jika ditugaskan mengawal kapal-kapal tersebut melalui Selat Hormuz.

Perang tersebut secara efektif menutup Selat Hormuz, titik penting bagi transportasi minyak dan gas alam cair global, menyebabkan kapal tanker tidak dapat berlayar selama lebih dari seminggu dan memaksa produsen menghentikan pemompaan.

"Saya pikir mereka sedang berjuang, dan saya menghormati itu, tetapi saya rasa mereka tidak lebih tangguh dari yang kita duga," kata Caine dikutip dari Reuters pada Selasa (10/3).

Pada Senin (9/3) kemarin, Presiden AS Donald Trump mengancam akan meningkatkan perang dengan Iran jika negara itu memblokir pengiriman minyak dari Timur Tengah, meskipun dia memprediksi konflik tersebut akan segera berakhir.

Dalam konferensi pers di Pentagon, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan bahwa Amerika Serikat akan melakukan serangan paling intensif terhadap Iran pada Selasa.

Hegseth menegaskan kembali bahwa ini bukanlah perang tanpa akhir, dan menyebut Trump akan memutuskan kapan kampanye AS di Timur Tengah akan berakhir.

Diketahui, AS telah melakukan serangan terhadap lebih dari 5.000 target dalam 10 hari pertama kampanye, termasuk terhadap lebih dari 50 kapal angkatan laut.

KEYWORD :

Perang AS vs Iran Konflik Timur Tengah Jenderal Dan Caine




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :