Rudal Iran menghantam Tel Aviv, Israel (Foto: AP)
Yerusalem, Jurnas.com - Militer Israel mengumumkan dimulainya gelombang serangan baru terhadap Teheran, Iran, ketika perang di antara kedua negara memasuki hari ke-11.
"IDF telah memulai gelombang serangan terhadap target rezim teror Iran di Teheran," demikian pernyataan militer dikutip dari AFP pAada Selasa (10/3).
Pihak militer mengatakan bahwa mereka telah menyerang sejumlah target di ibu kota pada Senin (9/3) kemarin, termasuk kompleks bawah tanah yang digunakan oleh Garda Revolusi Iran untuk uji coba rudal yang terletak di sebuah universitas militer.
Disebutkan pula bahwa jet-jet Israel telah menyerang "infrastruktur" di markas utama Pasukan Quds elit Garda Revolusi.
Sementara itu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperingatkan bahwa serangan militer Israel terhadap Iran belum selesai, dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan pada 10 Maret lalu, setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa konflik akan segera berakhir.
Diketahui, agresi gabungan AS-Israel terhadap Iran belum menunjukkan tanda-tanda usai. Iran usai meminta maaf kepada negara-negara tetangga atas serangan rudal, kembali mengirim rudal ke beberapa pangkalan militer AS di kawasan Teluk.
Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan ancaman untuk memblokade total pengiriman minyak yang melewati Selat Hormuz.
IRGC juga menekankan bahwa hanya pihaknya yang memegang penuh atas durasi konflik yang sedang berlangsung, termasuk pembukaan Selat Hormuz yang menjadi nadi migas dunia.
"Kami adalah pihak yang akan menentukan akhir dari perang ini," kata juru bicara IRGC.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Perang Israel vs Iran Konflik Timur Tengah Korps Garda Revolusi Islam


















