Selasa, 10/03/2026 13:27 WIB

Ketua DPR Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Ali Khamenei





Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Yang Mulia Ayatullah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran.

Ketua DPR RI, Puan Maharani

 

Jakarta, Jurnas.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Ali Khamenei dalam serangan militer yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran pada 28 Februari 2026.

Pernyataan itu disampaikan Puan saat membuka Rapat Paripurna DPR RI dalam rangka Pembukaan Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025–2026 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/3).

“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPR RI, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Yang Mulia Ayatullah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, yang gugur dalam serangan militer Israel dan AS terhadap wilayah Iran,” ujar Puan dalam pidatonya.

Ia mengatakan Indonesia sebagai negara yang berpegang pada prinsip kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 turut menyampaikan simpati kepada seluruh rakyat Iran.

Puan menilai situasi global saat ini menunjukkan meningkatnya penggunaan kekuatan militer dalam konflik geopolitik. Kondisi tersebut, menurutnya, mencerminkan dinamika hubungan internasional yang sarat dengan kepentingan strategis, persaingan kekuatan besar, serta dominasi keamanan di tingkat regional.

Menurut dia, konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran bukan hanya menggambarkan benturan kepentingan regional, tetapi juga menjadi tantangan serius bagi tata kelola global di masa mendatang.

Peningkatan aksi militer tersebut, lanjutnya, memperlihatkan bahwa penggunaan kekuatan bersenjata kerap mengabaikan prinsip penghormatan terhadap kedaulatan negara.

Selain itu, eskalasi konflik juga menunjukkan kecenderungan dominasi negara tertentu terhadap negara lain, melemahnya peran lembaga multilateral dalam meredam konflik, serta ketidakefektifan sistem keamanan global dalam menjaga keseimbangan kepentingan antarnegara.

Karena itu, Puan menegaskan pentingnya memperkuat hukum internasional serta meningkatkan peran lembaga internasional dalam menjaga perdamaian dunia, menegakkan keadilan, dan menjamin stabilitas global.

DPR RI, kata dia, mendukung setiap langkah diplomasi yang mendorong semua pihak menahan diri dan menghindari konflik yang lebih luas, dengan tetap menjunjung tinggi kedaulatan negara dan penyelesaian sengketa melalui jalur damai.

Parlemen Indonesia juga meminta PBB untuk mengambil langkah konkret dalam menegakkan hukum internasional, melindungi masyarakat sipil, serta menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

Di sisi lain, DPR menegaskan pentingnya pemerintah Indonesia terus menjalankan politik luar negeri bebas dan aktif guna menjaga kepentingan nasional secara konsisten dan konstruktif di tengah dinamika geopolitik global.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu (28/2) mengklaim bahwa Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.

“Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah tewas,” tulis Trump melalui media sosial tanpa menyertakan bukti.

Trump juga menyatakan sistem intelijen dan pelacakan Amerika Serikat memungkinkan keberadaan pemimpin Iran tersebut diketahui. Ia menambahkan koordinasi erat dengan Israel membuat Khamenei dan sejumlah pejabat lainnya tidak dapat meloloskan diri.

Sementara itu, pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari serta meliburkan aktivitas kerja selama satu minggu setelah kematian Ali Khamenei, sebagaimana dilaporkan kantor berita Fars pada Minggu (1/3).

 

 

 

KEYWORD :

Ketua DPR Puan Maharani Ali Khamenei rapat paripurna duka cita




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :