Pangkalan militer Hashed Al Shaabi (Foto: AFP)
Baghdad, Jurnas.com - Sebuah serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) menghantam pangkalan paramiliter milik koalisi Hashed Al-Shaabi di dekat Kota Mosul, Irak.
Dikutip dari AFP pada Senin (9/3), pejabat Hashed menyalahkan AS atas serangan di daerah Bartella tersebut, meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Hashed Al-Shaabi, atau Pasukan Mobilisasi Populer, adalah aliansi faksi yang dibentuk pada 2014 untuk memerangi jihadis, dan kini terintegrasi ke dalam angkatan bersenjata Irak.
Kelompok-kelompok yang didukung Iran memiliki brigade yang beroperasi di dalam Hashed Al-Shaabi, tetapi konon memiliki reputasi bertindak sendiri.
Sejak dimulainya perang Timur Tengah, pangkalan milik Hashed Al-Shaabi telah beberapa kali dihantam, dengan serangan yang menargetkan kelompok-kelompok bersenjata yang didukung Teheran.
Kelompok-kelompok ini juga bersatu di bawah aliansi longgar yang disebut Perlawanan Islam di Irak, yang telah mengklaim serangan terhadap pangkalan AS di Irak.
Diketahui, memasuki pekan kedua, belum ada tanda-tanda konflik di Timur Tengah bakal mereda. AS, Israel, dan Iran terus melancarkan serangan yang turut menyasar sejumlah negara di kawasan Teluk.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Perang AS vs Iran Pangkalan Paramiliter Irak Hashed Al-Shaabi

























