Senin, 09/03/2026 22:18 WIB

Pertahanan Udara Qatar dan UEA Cegat Serbuan Rudal Iran





Pertahanan udara Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA) berhasil mencegat serbuan rudal dan drone Iran pada Senin (9/3), ketika konflik yang melibatkan AS dan Israel

Para pengendara mobil melintas di dekat kepulan asap yang dilaporkan berasal dari serangan Iran di kawasan industri Doha pada 1 Maret 2026 (Foto: AFP)

Dubai, Jurnas.com - Pertahanan udara Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA) berhasil mencegat serbuan rudal dan drone Iran pada Senin (9/3), ketika konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel itu terus berlanjut.

Kementerian Pertahanan Qatar melaporkan adanya ledakan dan pencegatan udara. Sejumlah warga sipil yang dikutip dari AFP juga mendengar ledakan keras di seluruh Doha.

Sementara itu, bidang pertahanan udara UEA mengatakan 15 rudal balistik terdeteksi. 12 di antaranya berhasil dihancurkan, sementara tiga rudal lainnya jatuh ke laut.

Sebanyak 18 drone juga terdeteksi, dengan 17 di antaranya berhasil dicegat, sementara satu jatuh di wilayah negara tersebut.

Sejak awal perang, UEA mengatakan telah mencegat 233 dari 253 rudal balistik, 1.359 dari 1.440 drone, dan menghancurkan 8 rudal jelajah.

Serangan-serangan ini mengakibatkan empat orang tewas di antara warga negara Pakistan, Nepal, dan Bangladesh, serta 117 orang mengalami luka ringan.

Ini merupakan serangan terbaru Iran pasca Presiden Masoud Pezeshkian mengucapkan permohonan maaf terhadap negara-negara tetangga, atas serangan rudal yang terjadi sejak awal Maret.

Pasca serangan AS-Israel membunuh Pemimpin Tertinggi Ayatullah Khamenei, Iran menargetkan seluruh pangkalan militer AS di kawasan Teluk, termasuk di Bahrain, Kuwait, Irak, Qatar, UEA, dan Arab Saudi.

KEYWORD :

Perang AS vs Iran Serangan Rudal Iran Pangkalan AS Qatar Uni Emirat Arab




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :