Senin, 09/03/2026 21:58 WIB

Kemendes Gandeng Bappisus, Optimalkan Potensi Desa untuk Pemerataan Ekonomi





Kami tadi sudah MoU, melakukan penandatanganan kerja sama antara Kemendes dengan Bappisus untuk mengawal semua potensi yang ada di desa

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kemendes PDT dan BAPPISUS di Jakarta, pada Senin (Foto: Ist/Kemendes PDT)

Jakata, Jurnas.com - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) memperkuat sinergi pembangunan desa dengan menggandeng Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus).

Kolaborasi yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Kantor Bappisus, Jakarta pada Senin (9/3/2026) ini bertujuan mengawal potensi desa agar mampu mendorong pemerataan ekonomi nasional. 

Dalam konperensi persnya bersama Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto, Mendes Yandri menegaskan kerja sama lintas lembaga menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa. Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja secara individual, melainkan harus bergerak sebagai tim yang solid. 

“Kami ingin menyinergikan semua kekuatan, karena Bappisus mempunyai peranan yang sangat strategis dan penting. Kami tadi sudah MoU, melakukan penandatanganan kerja sama antara Kemendes dengan Bappisus untuk mengawal semua potensi yang ada di desa,” ujar Mendes Yandri.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi menjadi arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan yang dimulai dari desa dan lapisan masyarakat paling bawah.

Pembangunan desa, kata Mendes Yandri, merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus mengurangi angka kemiskinan. Karena itu, seluruh potensi desa perlu dikawal secara serius melalui koordinasi antar lembaga.

Dalam pertemuan tersebut, Kemendes PDT dan Bappisus membahas berbagai program strategis yang sedang dijalankan pemerintah di tingkat desa. Salah satunya adalah penguatan program pembangunan desa berbasis potensi lokal seperti desa ekspor, desa wisata, hingga desa tematik berbasis komoditas unggulan.

Kemendes PDT juga mendorong penguatan ekonomi desa melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program-program tersebut diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Mendes Yandri menyebut dukungan dan masukan dari Bappisus menjadi energi penting bagi kementeriannya untuk terus bergerak mengawal program pembangunan desa. Ia menilai peran Bappisus sangat strategis dalam membantu koordinasi serta pengawasan berbagai kebijakan pembangunan.

Sementara itu, Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto menegaskan lembaganya siap bekerja secara profesional dalam mendukung kementerian dan lembaga lain. Menurutnya, kolaborasi antar institusi menjadi kekuatan utama dalam membangun bangsa.

"Pada prinsipnya kita berjuang bersama-sama untuk membangun bangsa ini. Semakin sinergis, semakin kompak, saya rasa itu akan menjadi kekuatan bangsa," ujar Aris.

Ia menilai Indonesia memiliki kekayaan sumber daya yang sangat besar, namun kemajuan hanya dapat dicapai jika para pemimpin dan lembaga negara mampu bekerja secara kompak. Karena itu, sinergi yang kuat antar lembaga pemerintah menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan nasional.

Kerja sama antara Kemendes PDT dan Bappisus diharapkan mampu memperkuat pengawasan sekaligus mendorong optimalisasi potensi desa di seluruh Indonesia. Dengan koordinasi yang solid, berbagai program pembangunan desa diharapkan berjalan lebih efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

KEYWORD :

Kemendes PDT Kepala Bappisus Potensi Desa Pemerataan Ekonomi Yandri Susanto




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :