Minggu, 08/03/2026 03:35 WIB

Rudal Rusia Ledakkan Apartemen di Ukraina, 10 Orang Tewas





Sebanyak 10 orang tewas termasuk dua orang anak-anak dalam serangan terbaru Rusia di sebuah apartemen lima lantai di Kharkiv, Ukraina pada Sabtu (7/3) kemarin.

Rudal Rusia menghantam apartemen di Ukraina (Foto: AP)

Kyiv, Jurnas.com - Sebanyak 10 orang tewas termasuk dua orang anak-anak dalam serangan terbaru Rusia di sebuah apartemen lima lantai di Kharkiv, Ukraina pada Sabtu (7/3) kemarin.

Dikutip dari Associated Press, Presiden Volodymyr Zelenskyy mengutuk serangan itu dan menyerukan tanggapan internasional.

Dia mengatakan bahwa Rusia menyerang Ukraina semalam dengan 29 rudal dan 480 drone, menargetkan fasilitas energi di Kyiv dan wilayah tengah lainnya, dan kerusakan dilaporkan terjadi di setidaknya tujuh lokasi lain di seluruh negeri.

Menurut data awal, sistem pertahanan udara menembak jatuh 19 rudal dan 453 drone, dengan 9 rudal dan 26 drone serang mengenai sasaran di 22 lokasi.

Di Kharkiv, petugas penyelamat menyisir reruntuhan, mencari korban selamat. Di antara korban tewas terdapat seorang guru sekolah dasar dan putranya yang tewas di rumah, serta seorang siswa kelas delapan yang juga meninggal bersama ibunya, menurut walikota kota tersebut, Ihor Terekhov.

Lebih lanjut, kantor kejaksaan setempat mengatakan gedung itu dihantam oleh rudal jelajah Rusia baru, yang dikenal sebagai Izdeliye-30.

Laporan menyebutan bahwa senjata peluncuran udara subsonik baru yang baru-baru ini mulai digunakan Rusia terhadap Ukraina memiliki jangkauan 1.500 kilometer (930 mil) dan dilengkapi dengan sistem navigasi satelit baru yang lebih tahan terhadap gangguan.

Sementara itu di wilayah Kyiv, kerusakan akibat puing-puing dilaporkan terjadi di tiga distrik. Di Odesa selatan, 80 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk membantu memadamkan kebakaran besar di fasilitas infrastruktur setelah serangan dengan beberapa drone.

Operator kereta api negara Ukraina, Ukrzaliznytsia, mengatakan kerusakan pada infrastruktur kereta api memaksa perubahan pada sejumlah rute di wilayah tengah-barat negara itu.

"Rusia belum menghentikan upayanya untuk menghancurkan infrastruktur perumahan dan penting Ukraina, dan oleh karena itu dukungan harus terus berlanjut. Kami mengandalkan kerja sama aktif dengan Uni Eropa untuk menjamin perlindungan yang lebih besar bagi rakyat kami," tulis Zelensky di platform X.

KEYWORD :

Perang Rusia vs Ukraina Serangan Rudal Rusia Volodymyr Zelensky




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :