Sabtu, 07/03/2026 23:44 WIB

Peristiwa Besar 17 Ramadan, dari Nuzulul Quran hingga Perang Badar





Bulan Ramadan bukan hanya menjadi waktu ibadah bagi umat Islam, tetapi juga menyimpan banyak peristiwa penting dalam sejarah perkembangan Islam

Ilustrasi Perang Badar (Foto: Hijrahtime via Gen Muslim)

Jakarta, Jurnas.com - Bulan Ramadan bukan hanya menjadi waktu ibadah bagi umat Islam, tetapi juga menyimpan banyak peristiwa penting dalam sejarah perkembangan Islam.

Salah satu tanggal yang paling bersejarah adalah 17 Ramadan, yang dikenal sebagai momentum terjadinya beberapa peristiwa besar, di anataranya ialah turunnya Al-Qur’an dan kemenangan kaum Muslimin dalam Perang Badar.

Dikutip dari berbagai sumber, peristiwa pertama yang sangat penting adalah Nuzulul Qur’an, yaitu turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad Saw. Wahyu tersebut turun ketika Rasulullah sedang berada di Gua Hira, sebuah gua di Jabal Nur, terletak di utara Kota Makkah.

Wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad Saw adalah lima ayat awal dari surah Al-Alaq yang diawali dengan perintah “Iqra” atau “bacalah”. Peristiwa ini menjadi titik awal turunnya Al-Qur’an sekaligus menandai dimulainya risalah kenabian yang kemudian menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Dalam kajian ulama, proses turunnya Al-Qur’an dijelaskan melalui dua tahap utama. Pertama, Al-Qur’an diturunkan secara keseluruhan dari Lauh Mahfudz ke langit dunia pada malam Lailatul Qadar, kemudian diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad selama lebih dari dua dekade.

Proses penurunan tersebut terbagi dalam dua periode besar, yaitu periode Makkah dan periode Madinah. Pada periode Makkah, ayat yang turun lebih banyak membahas tentang akidah, keimanan, dan tauhid sebagai fondasi ajaran Islam.

Sebanyak 86 surah diturunkan pada periode Makkah dalam rentang waktu sekitar 12 tahun lebih. Ayat-ayat ini berfungsi memperkuat keyakinan umat Islam yang saat itu menghadapi tekanan dan penindasan dari kaum Quraisy.

Setelah hijrah ke Madinah, wahyu yang turun dikenal sebagai ayat Madaniyah. Ayat-ayat ini umumnya membahas tentang syariat, hukum Islam, serta aturan sosial dan kehidupan bermasyarakat bagi umat Muslim.

Selain Nuzulul Qur’an, tanggal 17 Ramadan juga dikenal sebagai hari terjadinya Perang Badar, yaitu pertempuran besar pertama antara kaum Muslimin dan kaum Quraisy. Perang ini terjadi pada tahun 2 Hijriah atau sekitar 624 Masehi di wilayah Badar yang terletak di antara Makkah dan Madinah.

Dalam pertempuran tersebut, sekitar 313 pasukan Muslim yang kemudian dikenal sebagai Ahlul Badr menghadapi pasukan Quraisy yang jumlahnya jauh lebih besar. Sumber sejarah menyebut pasukan Quraisy mencapai sekitar 1.000 hingga 1.300 orang dengan perlengkapan perang yang jauh lebih lengkap.

Meskipun jumlahnya jauh lebih sedikit, kaum Muslimin berhasil meraih kemenangan besar dalam pertempuran tersebut. Kemenangan ini diyakini terjadi berkat keteguhan iman, strategi Rasulullah, serta pertolongan Allah SWT.

Perang Badar menjadi titik penting dalam sejarah Islam karena memperkuat posisi kaum Muslimin di Madinah. Peristiwa ini juga menimbulkan rasa gentar di kalangan musuh Islam yang sebelumnya meremehkan kekuatan kaum Muslimin.

Al-Qur’an sendiri menyinggung peristiwa tersebut dalam Surah Al-Anfal yang menjelaskan bahwa kemenangan pada Perang Badar merupakan bentuk pertolongan Allah bagi kaum beriman. Ayat-ayat tersebut juga menjadi dasar bagi sebagian ulama yang mengaitkan momentum 17 Ramadan dengan peringatan Nuzulul Qur’an.

Peristiwa lainnya yang terjadi pada 17 Ramadhan adalah Fathu Mekkah, peristiwa bebasnya Kota Mekah yang pada saat itu dikuasai oleh Kaum Quraisy pada 17 Ramadan di tahun ke 8 hijriah. 

Karena beberapa peristiwa besar tersebut, 17 Ramadan sering dipandang sebagai hari penting dalam sejarah Islam. Melalui peristiwa Nuzulul Qur’an hingga Perang Badar, umat Islam diingatkan bahwa kekuatan iman, kesabaran, dan ketaatan kepada Allah merupakan kunci utama dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. (*)

Wallahu`alam

KEYWORD :

Peristiwa Besar 17 Ramadan Sejarah Islam Nuzulul Quran Perang Badar




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :