Sabtu, 07/03/2026 08:49 WIB

FAM Angkat Bicara soal Nasib Kasus 7 Pemain Naturalisasi





FAM akhirnya buka suara terkait putusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) mengenai kasus tujuh pemain naturalisasi mereka.

Bendera FIFA di lapangan (Foto: Africa News)

Jakarta, Jurnas.com - Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) akhirnya buka suara terkait putusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) mengenai kasus tujuh pemain naturalisasi mereka.

Meski menyatakan kepatuhannya, federasi merasa hukuman yang dijatuhkan tidak sebanding dengan kasus-kasus serupa yang pernah ditangani CAS sebelumnya.

Pihak federasi menyayangkan dampak besar yang harus ditanggung para pemain, mengingat mereka murni fokus di lapangan dan tidak bersentuhan dengan urusan dokumen.

FAM menegaskan bahwa ketujuh pemain tersebut telah mengantongi kewarganegaraan Malaysia yang sah sesuai aturan hukum yang berlaku.

Dalam putusan terbarunya, CAS memberikan keringanan dengan menetapkan bahwa para pemain hanya dilarang bertanding selama 12 bulan, bukan dilarang dari seluruh aktivitas sepak bola seperti keputusan FIFA sebelumnya.

Namun, CAS tetap menyatakan adanya bukti pemalsuan dokumen kelayakan dalam laga kualifikasi Piala Asia melawan Vietnam tahun lalu. Larangan tampil selama satu tahun di pertandingan resmi dinilai sudah cukup sebagai konsekuensi atas pelanggaran tersebut.

Dikutip dari laman resminya pada Sabtu (7/3), ini sederet nama besar ikut terseret dalam sanksi ini, di antaranya:

- Facundo Garces (Deportivo Alaves)

- Gabriel Arrocha (Unionistas de Salamanca)

- Rodrigo Holgado (America de Cali)

- Imanol Machuca (Velez Sarsfield)

- Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel (Johor Darul Ta’zim)

Walaupun sanksi personal bagi pemain sedikit melunak, CAS tetap bergeming soal denda finansial. FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 franc Swiss atau setara dengan Rp7,61 miliar kepada FIFA.

KEYWORD :

Asosiasi Sepak Bola Malaysia Pengadilan Arbitrase Olahraga pemain naturalisasi




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :