Perwakilan Tinggi Komisi Eropa untuk Urusan Luar Negeri Kaja Kallas mempresentasikan perjanjian perdagangan, di Brussels, Belgia, 3 September 2025. REUTERS
Zurich, Jurnas.com - Swiss akan memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan dengan Uni Eropa, di tengah gejolak geopolitik yang terjadi akhir-akhir ini, termasuk perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran di Timur Tengah sejak pekan lalu.
Dikutip dari Reuters pada Jumat (6/3), Swiss dan Uni Eropa mengeluarkan deklarasi bersama setelah pembicaraan di Zurich antara Menteri Luar Negeri Swiss Ignazio Cassis dan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Kaja Kallas.
Isinya, kedua belah pihak bertujuan untuk mengadakan dialog tahunan dan meningkatkan pertukaran mengenai isu-isu dan negara-negara yang menjadi kepentingan bersama, termasuk Ukraina, Timur Tengah, Afrika, Asia, Amerika Latin, dan AS.
Selain itu, Swiss dan UE berencana memperkuat kerja sama di bidang kebijakan luar negeri, keamanan, dan pertahanan. Perwakilan Swiss akan diundang ke pertemuan Dewan Urusan Luar Negeri Uni Eropa dan badan-badan persiapan terkait, menurut pernyataan tersebut.
Isu-isu kepentingan bersama mencakup hak asasi manusia, mediasi perdamaian, urusan multilateral, tindakan pembatasan, urusan konsuler, dan manajemen krisis di luar negeri.
Deklarasi itu menyatakan bahwa keduanya berencana untuk meningkatkan kerja sama antara delegasi dan kantor Uni Eropa, dengan kedutaan dan misi Swiss di negara ketiga dan dengan organisasi internasional.
Diketahui, perang AS-Israel vs Iran menyita perhatian banyak negara. Konflik ini menyebabkan ratusan orang tewas, termasuk gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei pada serangan perdana.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kerja Sama Swiss-Uni Eropa Kesepakatan Pertahanan Perang Israel vs Iran



















