Presiden Prancis Emmanuel Macron (Foto: REUTERS)
Paris, Jurnas.com - Presiden Prancis, Emmanuel Macron, memberikan dukungan militer kepada Lebanon usai negara tersebur turut menjadi sasaran perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.
Dikutip dari Reuters pada Jumat (6/3), Prancis memperkuat kerja sama dengan Angkatan Bersenjata Lebanon dengan menyediakan kendaraan angkut lapis baja, serta dukungan operasional dan logistik.
"Segala upaya harus dilakukan untuk mencegah negara ini, yang begitu dekat dengan Prancis, agar tidak sekali lagi terseret ke dalam perang," kata Macron dalam pernyataannya di platform X.
"Pada saat bahaya besar ini, saya menyerukan kepada perdana menteri Israel untuk tidak memperluas perang ke Lebanon. Saya menyerukan kepada para pemimpin Iran untuk tidak semakin menyeret Lebanon ke dalam perang yang bukan urusan mereka," dia menambahkan.
Sebelumnya, setelah bertemu kepala staf militer Prancis di Beirut, Presiden Lebanon Joseph Aoun meminta Macron untuk campur tangan guna mencegah penargetan daerah pinggiran selatan menyusul ancaman tentara Israel.
Prancis menyatakan berkomitmen mencegah eskalasi di seluruh kawasan, dan telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi posisinya sendiri di tengah konflik yang lebih luas yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
"Hizbullah harus segera menghentikan tembakannya ke arah Israel. Israel harus menahan diri dari intervensi darat atau operasi skala besar di wilayah Lebanon," kata Macron.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Perang Israel vs Iran Kerja Sama Prancis Lebanon Emmanuel Macron

















