Jum'at, 06/03/2026 04:55 WIB

Rusia Tawarkan Jadi Mediator Iran dan Amerika Serikat





Pemerintah Rusia menyatakan kesiapannya untuk menjembatani ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS).

Arsip - Bendera AS dan Iran terlihat dalam ilustrasi ini, dibuat pada 18 Juni 2025 (Foto: REUTERS)

 

Moskow, Jurnas.com - Pemerintah Rusia menyatakan kesiapannya untuk menjembatani ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS).

Mikhail Ulyanov, perwakilan tetap Rusia untuk organisasi internasional di Wina, menegaskan bahwa Moskow terbuka untuk menjadi penengah dalam dialog damai kedua negara.

"Tentu saja, jika diperlukan, Rusia siap memberikan layanan mediasi," ujar Ulyanov dalam wawancaranya bersama surat kabar Izvestia, dikutip dari Antara pada Jumat (6/3).

Meski menawarkan bantuan, Ulyanov mengakui bahwa peluang untuk menghidupkan kembali dialog antara Washington dan Teheran saat ini terlihat sangat kecil.

Namun, ia menekankan bahwa upaya diplomasi harus terus diupayakan demi stabilitas global.

Menurut pandangannya, konfrontasi militer tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah utama kedua belah pihak, yakni kekhawatiran AS terhadap ambisi nuklir Iran serta tuntutan Teheran akan penghapusan sanksi ekonomi.

Ulyanov meyakini pihak Iran akan menyambut baik peran Rusia sebagai mediator. Sebaliknya, ia menyentil sikap AS yang selama ini enggan melibatkan pihak ketiga karena merasa mampu menyelesaikan persoalan tersebut secara mandiri.

"Nyatanya, Amerika menangani masalah ini dengan sangat buruk," kritik Ulyanov terhadap efektivitas diplomasi AS sejauh ini.

KEYWORD :

Pemerintah Rusia Iran vs Amerika Serikat Konflik Timur Tengah




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :