Ilustrasi - Buah kurma yang dihidangkan untuk berbuka puasa di bulan suci Ramadan (Foto: Pexels/Zak Chapman)
Jakarta, Jurnas.com - Setiap kali Ramadan tiba, kurma menjadi salah satu buah yang paling banyak dicari dan dikonsumsi umat Muslim. Buah manis ini bahkan kerap menjadi makanan pertama yang disantap saat berbuka puasa.
Keterkaitan antara Ramadan dan kurma tidak muncul begitu saja. Dikutip dari berbagai sumber, tradisi ini telah mengakar kuat dalam ajaran Islam sekaligus didukung oleh manfaat kesehatan yang dimiliki buah tersebut.
Salah satu alasan utamanya adalah mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik disebutkan, “Rasulullah berbuka puasa dengan beberapa butir kurma basah; jika tidak ada, dengan kurma kering; dan jika tidak ada, beliau meminum air.”
Tiga Sahabat Nabi yang Wafat Saat Bulan Ramadan
Karena itu, banyak umat Islam menjadikan kurma sebagai pilihan utama saat berbuka sebagai bentuk meneladani kebiasaan Nabi. Tradisi tersebut kemudian berkembang luas di berbagai negara Muslim dan menjadi bagian yang hampir tidak terpisahkan dari Ramadan.
Selain alasan religius, kurma juga dipilih karena kemampuannya mengembalikan energi dengan cepat setelah seharian berpuasa. Buah ini mengandung gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa yang mudah diserap tubuh sehingga membantu memulihkan tenaga dengan cepat.
Di sisi lain, kurma juga dikenal baik untuk kesehatan pencernaan. Kandungan seratnya membantu tubuh menyesuaikan kembali sistem pencernaan setelah berjam-jam tidak menerima asupan makanan.
Lebih jauh, kurma juga kaya akan berbagai vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh. Buah dari pohon palem Phoenix dactylifera ini mengandung vitamin A, B, dan C serta mineral seperti kalium, magnesium, dan zat besi.
Kandungan nutrisi tersebut membantu menjaga keseimbangan elektrolit, mengurangi rasa lelah, dan mendukung kesehatan tubuh selama menjalankan puasa. Karena itulah, kurma tidak hanya menjadi tradisi berbuka, tetapi juga makanan yang bermanfaat bagi kesehatan.
Dengan perpaduan antara nilai religius, tradisi, dan manfaat gizi, kurma akhirnya menjadi simbol yang sangat identik dengan Ramadan. Hingga kini, buah ini tetap menjadi salah satu hidangan yang paling sering hadir di meja berbuka umat Muslim di seluruh dunia. (*)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Buah Kurma Bulan Ramadan Manfaat Kurma Tradisi Memakan Kurma
























