Kamis, 05/03/2026 17:38 WIB

Konflik Israel-AS dan Iran Ancam Partisipasi Irak di Playoff Piala Dunia





Partisipasi Irak dalam babak play-off Piala Dunia terancam gagal imbas konfik Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel dan Amerika Serikat.

Tim Nasional Irak (Foto: Amr Alfiky/Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Partisipasi Irak dalam babak play-off antar-konfederasi di Meksiko yang akan memperebutkan dua tiket ke Piala Dunia tahun ini berada dalam keraguan. Hal ini disebabkan oleh kekacauan penerbangan yang dipicu oleh konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Sesuai jadwal, Irak akan menghadapi pemenang antara Bolivia dan Suriname di Monterrey pada 31 Maret mendatang demi satu tempat di Piala Dunia. Namun, pihak Irak khawatir mereka tidak akan bisa memberangkatkan seluruh tim ke Meksiko.

Wilayah udara Irak telah ditutup sejak Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan udara ke Iran akhir pekan lalu. Teheran membalas dengan meluncurkan gelombang rudal dan drone ke arah Israel serta beberapa pangkalan militer di Timur Tengah tempat pasukan AS beroperasi.

"FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sepenuhnya menyadari setiap perkembangan terkait situasi tim kami," kata tim nasional Irak dalam sebuah pernyataan pada Rabu.

"Karena penutupan wilayah udara, pelatih kepala kami Graham Arnold tidak dapat meninggalkan Uni Emirat Arab. Selain itu, beberapa kedutaan besar tetap tutup saat ini, sehingga mencegah sejumlah pemain, staf teknis, dan medis untuk mendapatkan visa masuk ke Meksiko.

Kami meyakinkan para pendukung setia bahwa kami tetap menjalin kontak erat dengan FIFA dan AFC, yang terus memantau situasi ini."

Irak baru mencatatkan satu kali penampilan di Piala Dunia, yaitu pada tahun 1986, di mana mereka gagal lolos dari fase grup. Saat ini, mereka menjadi tim favorit untuk memenangkan play-off dan menjadi tim Asia kesembilan yang lolos ke putaran final.

Skuad berjuluk Singa Mesopotamia tersebut saat ini menempati peringkat ke-58 dalam peringkat FIFA dan peringkat ketujuh di Asia.

Sementara itu Iran, yang menjadi tim pertama yang lolos ke Piala Dunia, berada dalam posisi genting di mana partisipasi mereka terancam karena Teheran masih berada di bawah serangan dari Washington.

Piala Dunia tahun ini akan diselenggarakan bersama oleh Kanada, Meksiko, dan AS, di mana Iran dijadwalkan memainkan seluruh pertandingan grupnya di AS. Namun, jika konflik tidak mereda, logistik turnamen dan peran Iran di dalamnya mulai dipertanyakan.

Piala Dunia akan dimulai pada 11 Juni di Meksiko, sementara Kanada dan AS akan menyelenggarakan pertandingan pertama mereka pada hari berikutnya. Pertandingan final akan dimainkan pada 19 Juli di East Rutherford, New Jersey, dekat New York.

Iran berada di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, serta dijadwalkan memainkan seluruh pertandingannya di pesisir barat Amerika Serikat.

KEYWORD :

Perang Iran Timnas Irak Play Off Piala Dunia




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :