Rabu, 04/03/2026 18:18 WIB

Anggota DPR: Ramadhan Bukan Alasan Menurunkan Kualitas MBG





Bulan suci Ramadhan bukan menjadi alasan menurunkan kualitas Makanan Bergizi Gratis (MBG) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Anggota Komisi IX DPR, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz. (Foto: MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Bulan suci Ramadhan bukan menjadi alasan menurunkan kualitas Makanan Bergizi Gratis (MBG) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, standar pelaksanaan program MBG selama Ramadhan harus tetap dijaga agar kualitas asupan gizi para pelajar tetap terjaga.

Demikian disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, kepada wartawan, Jakarta, Rabu (4/3). Hal itu disampaikan menyusul adanya laporan dari sejumlah daerah terkait variasi dan komposisi menu MBG yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan standar gizi seimbang.

Neng Eem menegaskan, Ramadhan semestinya menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan gizi anak, termasuk bagi siswa yang menjalankan ibadah puasa.

“Jangan sampai program ini justru menimbulkan keluhan dan kekecewaan di masyarakat. Ramadhan bukan alasan untuk menurunkan kualitas. Justru harus menjadi momentum meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan gizi anak,” kata Neng Eem.

Sejumlah laporan muncul dari berbagai daerah, antara lain Kabupaten Kudus dan Lumajang. Di Kudus, orang tua siswa mengeluhkan paket MBG yang berisi kacang goreng, roti abon, susu kotak kecil, telur rebus, dan sebutir jeruk. Sementara di Lumajang, siswa dilaporkan menerima susu 125 ml, telur asin, dan jeruk yang masih mentah.

Menanggapi hal itu, Neng Eem menekankan pentingnya konsistensi pelaksanaan pedoman anggaran dan standar kalori nasional oleh seluruh pelaksana di lapangan, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ia menilai pengawasan dan pembinaan yang berkelanjutan akan memperkuat kualitas program. “Jika ditemukan ketidaksesuaian, harus ada pembinaan hingga sanksi administratif bagi SPPG. Jangan sampai keluhan masyarakat dianggap angin lalu,” katanya.

Ia mengusulkan adanya standar khusus menu Ramadhan yang mengatur daya tahan makanan agar tetap layak dikonsumsi saat berbuka, komposisi gizi yang seimbang, hingga transparansi nilai paket di setiap daerah.

Menurutnya, anak-anak yang berpuasa tetap membutuhkan asupan bergizi untuk menjaga kesehatan dan konsentrasi belajar. Karena itu, setiap rupiah anggaran negara harus benar-benar terwujud dalam bentuk nutrisi berkualitas di piring siswa.

Ia berharap penguatan standar dan koordinasi lintas pihak dapat memastikan program MBG berjalan optimal dan memberi manfaat maksimal bagi tumbuh kembang anak, khususnya selama Ramadhan.

KEYWORD :

Komisi IX DPR Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz Bulan Suci Ramadhan Kualitas MBG Makan Bergizi Gratis




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :