Arsip - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberi keterangan pers terkait stok BBM dan LPG usai melakukan inspeksi di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang, Jakarta Utara (Foto: Kementerian ESDM)
Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah melalui Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memberikan jaminan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan merangkak naik hingga Idul Fitri 2026.
Kepastian ini disampaikan di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap fluktuasi harga energi akibat ketegangan di Timur Tengah.
Pernyataan tersebut keluar menjelang rapat terbatas bersama Presiden di Istana Kepresidenan yang membahas ketahanan pangan dan energi nasional selama periode Ramadan.
Meskipun situasi geopolitik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat memicu ketidakpastian harga minyak mentah dunia, Bahlil menegaskan bahwa pemerintah tetap memprioritaskan stabilitas harga domestik.
“Untuk harga BBM subsidi, saya pastikan bahwa sampai dengan Hari Raya tidak ada kenaikan apa-apa. Sekalipun ada terjadi kenaikan harga minyak akibat perang Israel, Amerika, dan Iran," katanya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Selain masalah harga, sektor hulu hingga hilir energi telah dipersiapkan dengan matang. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Dewan Energi Nasional, stok bahan bakar dan gas dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat yang meningkat selama mudik dan Lebaran.
"Stok BBM kita untuk menjelang Hari Raya Idul Fitri insyaallah semua aman, termasuk dengan LPG," katanya. (ant)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Selat Hormuz BBM Subsidi Libur Lebaran Timur Tengah
























