Rabu, 04/03/2026 14:17 WIB

Bertemu Bupati Parimo, Mentrans Dorong Produktivitas Durian Parigi Moutung





Kementerian Transmigrasi dorong produktivitas durian Parigi Moutong untuk ciptakan ekosistem ekonomi baru

Menteri Transmigrasi (Mentrans), M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menerima audiensi Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, di Jakarta pada Selasa (Foto: Kementrans)

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) mendorong peningkatan produktivitas komoditas durian di kawasan transmigrasi Kabupaten Parigi Moutong sebagai langkah menciptakan ekosistem ekonomi baru berbasis potensi unggulan daerah.

Upaya ini ditujukan membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menarik investasi ke kawasan transmigrasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Transmigrasi (Mentrans), M. Iftitah Sulaiman Suryanagara saat menerima audiensi Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, Selasa (3/3).

“Peningkatan produktivitas komoditas unggulan seperti durian harus didukung dengan kepastian lahan agar menarik minat investor. Oleh karena itu, Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi di Kabupaten Parigi Moutong perlu berada dalam clean and clear,” kata Mentrans dalam keteranganya.

Mentrans menegaskan Sisa HPL transmigrasi di Parigi Moutong perlu ditingkatkan menjadi sertifikat dan dilakukan valuasi agar dapat mengundang investor dari dalam maupun luar negeri.

“Fokus Kementerian Transmigrasi saat ini adalah produktivitas. Kami ingin memberi dampak langsung pada pendapatan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja di kawasan transmigrasi. Jika produktivitas meningkat, investasi dari dalam dan luar negeri bisa masuk dan menyerap tenaga kerja sehingga daya beli masyarakat ikut meningkat,” kata Menteri Iftitah.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase menjelaskan sebagian besar masyarakat Parigi Moutong berkembang dari masyarakat transmigrasi. Selain sektor perikanan, daerah tersebut memiliki potensi besar pada komoditas durian.

“Sejak tahun 2023, komoditas unggulan kami adalah durian dan telah melakukan ekspor perdana ke Tiongkok sebanyak 20 ton,” katanya.

Bupati Erwin menyampaikan bahwa Parigi Moutong merupakan kabupaten terluas dan terbesar di Provinsi Sulawesi Tengah. Kawasan Tomini Raya merupakan kawasan transmigrasi dengan sektor unggulan perikanan, namun masih membutuhkan perhatian pada infrastruktur dasar.

“Kawasan Tomini Raya merupakan kawasan transmigrasi dengan sektor komoditas perikanan. Namun, infrastruktur dasar masih perlu diperhatikan. Penempatan awal transmigrasi di Parigi Moutong dimulai sejak tahun 1962,” ujar Bupati Erwin.

Dalam diskusi tersebut, Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans), Sigit Mustofa Nuruddin, menyampaikan pihaknya akan melakukan revitalisasi UPT Nelayan Moian serta mendorong sinergi pengembangan komoditas unggulan.

“Kami akan melakukan revitalisasi UPT Nelayan Moian di Kawasan Bahari Tomini Raya. Komoditas unggulan seperti durian dan kelapa akan kami sinergikan dengan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Masyarakat Transmigrasi (PEMT). Untuk ekspor, akan kami dorong melalui Kementerian Transmigrasi,” ujarnya.

Menteri Transmigrasi menyatakan ketertarikannya terhadap potensi Parigi Moutong, khususnya pada komoditas durian yang dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi kawasan transmigrasi.

“Saya tertarik dengan Parigi Moutong dengan komoditas unggulan durian. Kita lihat potensi apa yang bisa dikembangkan secara bersama,” ujarnya.

Menteri Iftitah juga menekankan pentingnya menyatukan visi dalam pembangunan kawasan transmigrasi agar setiap program benar-benar berdampak bagi masyarakat.

“Yang paling penting adalah menyatukan visi, bahwa uang negara harus bisa dipertanggungjawabkan dengan bukti nyata, yaitu bagaimana kita mengentaskan kemiskinan dengan menciptakan banyak lapangan kerja. Arah transmigrasi sekarang adalah peningkatan produktivitas untuk menciptakan ekosistem ekonomi baru,” pungkasnya.

KEYWORD :

Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara Durian Parigi Moutung Kementerian Transmigrasi




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :