Presiden Palestina Mahmoud Abbas menjelang pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di Downing Street, London, Inggris, 8 September 2025. Foto via REUTERS
Yerussalem, Jurnas.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyatakan solidaritasnya kepada Yordania dalam percakapan telepon dengan Raja Abdullah II pada Selasa (3/3), di tengah meningkatnya ketegangan kawasan akibat konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Dikutip dari Arab News, Abbas mengecam serangan Iran yang menargetkan Yordania dan menegaskan kembali penolakan Palestina terhadap setiap tindakan yang merusak kedaulatan maupun mengancam keamanan dan stabilitas Yordania, menurut kantor berita resmi Palestina, Wafa.
Setelah aksi militer Israel dan AS terhadap Iran pada Sabtu lalu, Teheran meluncurkan drone bunuh diri dan rudal ke sejumlah kota di kawasan Teluk Arab. Iran juga menargetkan jet tempur AS yang ditempatkan di Azraq, sementara beberapa rudal dilaporkan menghantam area sipil.
Abbas menekankan pentingnya dialog serta menyatakan dukungan terhadap upaya negara-negara Arab dalam melindungi kawasan dan menjaga keamanan dari serangan yang melanggar hukum internasional.
Memasuki hari keempat berturut-turut, pasukan Israel meningkatkan langkah militer di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki dengan menutup pos pemeriksaan serta akses masuk ke kota-kota dan desa-desa.
Masjid Al-Aqsa Mosque di Kota Tua Yerusalem Timur yang diduduki tetap ditutup sejak Sabtu pagi, setelah otoritas Israel menetapkan status darurat di tengah konflik dengan Iran.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Palestina Kecam Iran Presiden Palestina Yordania Perang AS vs Iran

























