Selasa, 03/03/2026 23:11 WIB

PBB Serukan Investigasi Serangan Israel di Sekolah Iran





PBB mendesak pihak yang bertanggung jawab atas serangan mematikan terhadap sebuah sekolah perempuan di Iran untuk segera melakukan penyelidikan

Volker Turk, Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Hak Asasi Manusia, menghadiri Dewan Hak Asasi Manusia di markas besar PBB untuk Eropa di Jenewa, Swiss, 8 September 2025. REUTERS

Jenewa, Jurnas.com - Kantor hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak pihak yang bertanggung jawab atas serangan mematikan terhadap sebuah sekolah perempuan di Iran untuk segera melakukan penyelidikan, dan mempublikasikan hasilnya, tanpa menyebut secara spesifik siapa pelaku yang diyakini terlibat.

“Tanggung jawab berada pada pihak yang melakukan serangan untuk menyelidikinya," ujar Juru bicara Kantor HAM PBB, Ravina Shamdasani dikutip dari Reuters pada Selasa (3/3).

Dia menyebut peristiwa itu sebagai sangat mengerikan, seraya menambahkan bahwa gambar-gambar yang beredar di media sosial mencerminkan kehancuran, keputusasaan, serta kebrutalan konflik yang berlangsung.

Menurut Shamdasani, Turk juga meminta semua pihak menahan diri dan kembali ke meja perundingan guna mencegah eskalasi lebih lanjut.

Sekolah di wilayah selatan Iran itu dilaporkan terkena serangan pada 28 Februari, hari pertama serangan militer AS dan Israel terhadap Iran.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada 2 Maret mengatakan pasukan Amerika “tidak akan secara sengaja menargetkan sekolah”. Sementara Israel menyatakan tengah menyelidiki insiden tersebut.

Duta Besar Iran untuk PBB, Ali Bahreini, sebelumnya menyampaikan surat kepada Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Turk tertanggal 1 Maret, menyebut serangan yang menewaskan 150 siswi itu sebagai tindakan tidak dapat dibenarkan dan kriminal.

Namun, kantor Turk menyebut belum memiliki informasi yang cukup untuk memastikan apakah serangan itu dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.

KEYWORD :

Serangan sekolah Iran Investigasi PBB Iran Perang Israel vs Iran




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :