Dialog Kebijakan Kemdikdasmen (Foto: Muti/Ist)
Jakarta, Jurnas.com - Ketertarikan generasi muda terhadap sains di Indonesia mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan bertambahya jumlah pendaftar Olimpiade Sains Nasional (OSN), yang tahun ini menembus 942 siswa.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen), Maria Veronica Irene, dalam acara Dialog Kebijakan Kemdikdasmen bersama Forum Wartawan Pendidikan (Fortadik) di Tangerang Selatan, pada Minggu (1/3).
Menurut Irene, peningkatan ini menandai hal positif dalam hal peminatan sains. Dorongan murid untuk meraih prestasi juga dianggap sebagai salah satu faktor penentu.
"Ternyata dengan peningkatan ini karena ada kuota sekolah lima (pendaftar), berarti kalau jumlah mendaftarnya meningkat, banyak juga jumlah sekolah yang mulai mendorong putra-putri, siswa-siswanya untuk mendaftar," kata Irene.
Seiring dengan peningkatan pendaftar ini, Kemdikdasmen akan memperketat seleksi OSN 2026. "Sehingga kompetitifnya luar biasa, keketatan seleksinya itu tinggi," Irene menambahkan.
Diketahui, OSN merupakan ajang talenta di bidang sains bagi siswa SMA/SMK/MAK/sederajat yang diselenggarakan mulai dari tingkat daerah hingga nasional. Seleksi ini juga diikuti oleh siswa dari Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN).
Sistem seleksi bertingkat bertujuan untuk memberikan kesempatan yang adil bagi peserta didik di seluruh Indonesia, guna menghasilkan bibit-bibit talenta potensial.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
OSN 2026 Seleksi Olimpiade SMA Olimpiade Sains Nasional Maria Veronica Irene

























