Penelitian terbaru terhadap fosil dinosaurus mirip burung, Alnashetri, mengungkap bagaimana garis evolusinya berkembang, mengalami penyusutan ukuran tubuh, dan menyebar di dunia purba (Foto: Earth)
Jakarta, Jurnas.com - Penemuan fosil dinosaurus berusia 90 juta tahun di Patagonia membuka babak baru dalam memahami evolusi salah satu kelompok dinosaurus paling unik di dunia. Kerangka hampir utuh milik Alnashetri cerropoliciensis ini membantu ilmuwan merangkai ulang sejarah alvarezsaur, yakni dinosaurus kecil mirip burung dengan lengan pendek dan satu cakar besar.
Fosil tersebut ditemukan di situs legendaris La Buitrera, Argentina, wilayah yang selama dua dekade terakhir dikenal kaya akan fosil hewan kecil era Kapur. Studi ini dipimpin oleh Peter Makovicky dari University of Minnesota dan Sebastián Apesteguía dari Universidad Maimónides, dan dipublikasikan di jurnal Nature.
Dikutip dari Earth, selama bertahun-tahun, alvarezsaur menjadi teka-teki bagi paleontolog karena sebagian besar fosil utuh ditemukan di Asia, sementara di Amerika Selatan hanya berupa fragmen tulang. Penemuan kerangka hampir lengkap ini menjadi “batu Rosetta” paleontologi yang memungkinkan ilmuwan memahami struktur tubuh dan jalur evolusi kelompok tersebut.
“Berpindah dari kerangka fragmentaris ke spesimen hampir lengkap seperti ini ibarat menemukan Rosetta Stone dalam paleontologi,” kata Makovicky. Ia menegaskan bahwa fosil ini kini menjadi acuan untuk mengidentifikasi temuan-temuan lama yang sebelumnya sulit diklasifikasikan.
Selama ini alvarezsaur dikenal dengan lengan superpendek dan satu cakar besar yang diduga digunakan untuk menggali sarang serangga. Namun Alnashetri menunjukkan gambaran berbeda: lengannya lebih panjang dan giginya lebih besar dibanding kerabatnya yang lebih muda.
Temuan ini mengubah narasi evolusi kelompok tersebut. Ilmuwan menyimpulkan bahwa penyusutan ukuran tubuh terjadi lebih dulu, sebelum munculnya adaptasi ekstrem seperti cakar tunggal besar untuk pola makan berbasis serangga.
Artinya, spesialisasi anatomi bukanlah titik awal, melainkan tahap lanjutan dalam evolusi mereka. Ini memberi perspektif baru tentang bagaimana tekanan lingkungan membentuk morfologi dinosaurus kecil.
Ukuran kecil kerap memunculkan pertanyaan: apakah ini spesies mungil atau hanya individu muda? Analisis mikrostruktur tulang menunjukkan bahwa Alnashetri adalah individu dewasa berusia setidaknya empat tahun.
Bobotnya diperkirakan kurang dari satu kilogram, menjadikannya salah satu dinosaurus non-unggas terkecil yang pernah ditemukan di Amerika Selatan. Fakta ini menunjukkan bahwa tidak semua dinosaurus adalah raksasa, melainkan banyak yang kecil, lincah, dan kemungkinan jauh lebih umum di ekosistem purba.
Dengan kerangka lengkap sebagai referensi, tim peneliti meninjau ulang fosil-fosil di Amerika Utara dan Eropa yang sebelumnya sulit dikategorikan. Hasilnya menunjukkan distribusi alvarezsaur lebih luas dari perkiraan.
Penyebaran ini kini masuk akal dalam konteks pecahnya superbenua Pangaea, yang memisahkan populasi dan mendorong evolusi terpisah di berbagai daratan. Evolusi mereka bukan hasil migrasi lintas samudra, melainkan konsekuensi dinamika geologi global.
Situs La Buitrera tidak hanya menghasilkan dinosaurus kecil, tetapi juga ular purba dan mamalia bertaring kecil. “Setelah lebih dari 20 tahun penelitian, La Buitrera memberi wawasan unik tentang dinosaurus kecil dan vertebrata lain seperti tidak ada situs lain di Amerika Selatan,” ujar Apesteguía.
Makovicky menambahkan bahwa bab berikutnya dari kisah alvarezsaur sudah ditemukan dan sedang dipersiapkan di laboratorium. Bagi dunia paleontologi, ini menandakan bahwa misteri evolusi dinosaurus mini masih jauh dari selesai.
Penemuan Alnashetri cerropoliciensis menunjukkan bahwa fosil kecil dapat membawa dampak besar, khususnya dapat mengubah pemahaman ilmiah tentang evolusi, adaptasi, dan keragaman dinosaurus di Bumi purba. (*)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Evolusi Dinosaurus Alnashetri cerropoliciensis Dinosaurus Mini Misteri Alvarezsaur
























