Minggu, 01/03/2026 18:45 WIB

Tanker Asing Terbakar Akibat Serangan Drone di Selat Hormuz





Sebuah kapal tanker minyak berbendera Palau terkena serangan di lepas pantai Semenanjung Musandam, Oman, pada Minggu (1/3) dan melukai empat orang.

Peta yang menunjukkan Selat Hormuz terlihat dalam ilustrasi ini yang diambil pada tanggal 22 Juni 2025. REUTERS

Teheran, Jurnas.com - Sebuah kapal tanker minyak berbendera Palau terkena serangan di lepas pantai Semenanjung Musandam, Oman, pada Minggu (1/3) dan melukai empat orang.

Pusat Keamanan Maritim Oman mengatakan bahwa insiden ini terjadi setelah serangan drone menghantam pelabuhan komersial Duqm di negara Teluk tersebut, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Peristiwa itu menandai pertama kalinya target di dalam atau dekat wilayah Oman terkena serangan sejak gelombang serangan balasan Teheran terhadap negara-negara Teluk, menyusul serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang menyeret kawasan itu ke dalam perang baru.

Seluruh 20 awak kapal tanker Skylight dievakuasi setelah serangan yang terjadi sekitar 5 mil laut di utara Pelabuhan Khasab, Musandam, menurut Pusat Keamanan Maritim Oman dalam unggahan di platform X. Pihak berwenang tidak merinci jenis senjata yang menghantam kapal tersebut.

Informasi awal menunjukkan empat awak mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda-beda. Para awak terdiri dari 15 warga negara India dan lima warga negara Iran.

Semenanjung Musandam berbagi kendali atas Strait of Hormuz dengan Iran, jalur perairan strategis vital yang dilalui sekitar seperlima konsumsi minyak global.

Sebelumnya, kantor berita negara Oman melaporkan bahwa pelabuhan komersial Duqm dihantam dua drone dan melukai satu pekerja ekspatriat.

Puing-puing dari drone lain jatuh di area dekat tangki bahan bakar di Duqm, namun tidak ada korban jiwa maupun kerusakan material yang tercatat dari insiden tersebut.

KEYWORD :

Tanker diserang drone jalur Selat Hormuz Perang AS vs Iran




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :