Sabtu, 28/02/2026 23:43 WIB

Inggris Tegaskan Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir





Pemerintah Inggris menyatakan bahwa Iran tidak boleh diizinkan mengembangkan senjata nuklir, dan siap untuk melindungi kepentingannya menyusul serangan AS

PM Inggris, Keir Starmer (Foto: BBC)

London, Jurnas.com - Pemerintah Inggris menyatakan bahwa Iran tidak boleh diizinkan mengembangkan senjata nuklir, dan siap untuk melindungi kepentingannya menyusul serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.

Sumber pemerintah mengatakan Inggris tidak ikut serta dalam serangan tersebut, dan Perdana Menteri Keir Starmer menggelar rapat tanggap darurat.

Starmer dijadwalkan berbicara dengan mitranya dari Prancis dan Jerman setelah pertemuan tersebut, sebagai bagian dari serangkaian pembicaraan dengan sekutu.

“Iran tidak boleh pernah diizinkan untuk mengembangkan senjata nuklir dan itulah sebabnya kami secara konsisten mendukung upaya untuk mencapai solusi yang dinegosiasikan,” demikian pernyataan juru bicara pemerintah Inggris dikutip dari Reuters pada Sabtu (28/2).

"Sebagai bagian dari komitmen lama kami terhadap keamanan sekutu kami di Timur Tengah, kami memiliki berbagai kemampuan pertahanan di kawasan tersebut, yang baru-baru ini telah kami perkuat. Kami siap untuk melindungi kepentingan kami," dia menambahkan.

Juru bicara tersebut menambahkan bahwa Inggris tidak ingin melihat eskalasi lebih lanjut menjadi konflik regional yang lebih luas.

Menurut pernyataan itu, prioritas langsung Inggris adalah keselamatan warga negaranya di kawasan tersebut, dan pemerintah akan memberikan bantuan konsuler.

Pemerintah juga mengeluarkan pemberitahuan pada Sabtu yang menyarankan agar seluruh perjalanan ke Israel dan wilayah Palestina dihindari, setelah pada Jumat sebelumnya menyarankan agar perjalanan yang tidak penting ke kawasan tersebut ditunda.

KEYWORD :

Perang AS vs Iran Senjata Nuklir Konflik Timur Tengah




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :