Serangan Israel menghantam sekolah di Iran (Foto: Aljazeera)
Teheran, Jurnas.com - Serangan Israel menghantam sebuah sekolah dasar khusus perempuan di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, menewaskan sedikitnya 51 orang, menurut laporan media pemerintah Iran.
Korban sipil akibat pemboman besar-besaran oleh Israel dan Amerika Serikat kini menjadi sorotan utama, sebagaimana dikutip dari Aljazeera pada Sabtu (28/2).
Kantor berita Mehr News Agency juga melaporkan sedikitnya dua siswa tewas dalam serangan Israel yang menghantam sebuah sekolah di sebelah timur ibu kota Teheran.
Jumlah korban tewas dalam serangan di sekolah perempuan tersebut telah melampaui 40 orang berdasarkan laporan terbaru. Laporan Aljazeera menemukan bahwa sasaran tersebut merupakan target sipil, yang berpotensi memicu kontroversi serius terhadap klaim Amerika Serikat dan Israel bahwa operasi mereka hanya menargetkan fasilitas militer dan bertujuan menghukum rezim, bukan rakyat Iran.
Presiden Donald Trump sebelumnya menyatakan bantuan akan datang bagi rakyat Iran. Namun, munculnya korban sipil diperkirakan akan dijadikan pemerintah Iran sebagai bukti dugaan pelanggaran hukum internasional dan agresi terhadap warga sipil.
Menurut Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Kedokteran Iran, ribuan warga sipil tewas atau terluka, dan infrastruktur publik mengalami kerusakan selama perang 12 hari antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran pada Juni 2025.
Belum ada tanggapan resmi segera dari pihak Israel terkait laporan serangan terhadap fasilitas pendidikan tersebut.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Israel Serang Sekolah Iran Perang AS vs Iran Konflik Timur Tengah























