Sabtu, 28/02/2026 16:52 WIB

Pakistan Ogah Berdialog dengan Afganistan, Perang Berlanjut





Pakistan menyatakan tidak akan membuka dialog dengan Afghanistan di tengah pertempuran lintas perbatasan yang telah memasuki hari ketiga.

Personel keamanan Taliban mencari korban usai serangan udara Pakistan (Foto: AFP)

Islamabad, Jurnas.com - Pakistan menyatakan tidak akan membuka dialog dengan Afghanistan di tengah pertempuran lintas perbatasan yang telah memasuki hari ketiga.

Eskalasi ini disebut sebagai yang paling serius dalam beberapa bulan terakhir, dan oleh pejabat Pakistan digambarkan sebagai situasi perang terbuka.

Seruan internasional untuk mediasi terus menguat. Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mendesak kedua negara menurunkan tensi dan kembali ke meja perundingan, memperingatkan bahwa kekerasan dapat berdampak pada stabilitas kawasan yang lebih luas.

Seruan de-eskalasi juga datang dari Iran, Yordania, Uni Emirat Arab, Rusia, serta Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Penguasa Taliban di Afghanistan menyatakan terbuka untuk negosiasi guna mengakhiri konflik. Namun, Islamabad pada Sabtu (28/2) menegaskan tidak akan ada dialog dan kembali menuntut Kabul menghentikan perlindungan terhadap kelompok yang dituduh melakukan terorisme—tuduhan yang dibantah Afghanistan.

Juru bicara perdana menteri Pakistan untuk media asing, Mosharraf Zaidi, mengatakan tidak akan ada pembicaraan atau negosiasi hingga terorisme dari Afghanistan dihentikan, dikutip dari Aljazeera. Dia menegaskan tanggung jawab Pakistan adalah melindungi warga dan wilayahnya.

Bentrokan saling balas terjadi di wilayah perbatasan yang selama ini rawan. Media Afghanistan melaporkan pasukan Taliban meluncurkan serangan drone terhadap kamp militer Pakistan di Miranshah dan Spinwam.

Surat kabar Pakistan, Dawn, melaporkan sebuah drone menghantam masjid di Kota Bannu, melukai sedikitnya lima orang. Sementara itu, televisi pemerintah Pakistan menyebut pasukannya melancarkan serangan balasan yang menargetkan sejumlah posisi Taliban Afghanistan.

Kekerasan terbaru dipicu oleh serangan udara Pakistan ke wilayah Afghanistan akhir pekan lalu, yang kemudian memicu serangan balasan Afghanistan di enam distrik Pakistan pada Kamis.

Sebagai respons, Pakistan melancarkan serangan udara luas pada Jumat dini hari ke Kabul serta dua wilayah lain, Kandahar dan Paktia. Itu menjadi serangan pertama Pakistan ke basis kekuatan selatan Taliban sejak mereka kembali berkuasa pada 2021.

KEYWORD :

Perang Pakistan vs Afganistan Konflik Perbatasan Serangan Taliban Pakistan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :