Sabtu, 28/02/2026 16:41 WIB

Israel Serang Teheran, Trump Umumkan Perang Lawan Iran





Presiden Donald Trump menyatakan Amerika Serikat telah memulai operasi tempur besar di Iran, setelah Israel melancarkan serangan ke wilayah ibu kota Teheran.

Israel dan AS melakukan serangan ke Teheran, Iran (Foto: AP)

Washington, Jurnas.com - Presiden Donald Trump menyatakan Amerika Serikat telah memulai operasi tempur besar di Iran, setelah Israel melancarkan serangan ke wilayah ibu kota Teheran.

Pernyataan itu muncul setelah Israel meluncurkan serangan pada Sabtu (28/2) siang waktu setempat. Asap tebal terlihat membumbung dari pusat kota Teheran.

Dikutip dari Associated Press, serangan pertama dilaporkan terjadi di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Media Iran melaporkan serangan terjadi di berbagai wilayah di seluruh negeri. Dua sumber pejabat Amerika, yang berbicara dengan syarat anonim, menyebutkan bahwa Amerika Serikat turut berpartisipasi dalam operasi tersebut. Namun, tingkat keterlibatan penuh Washington belum dijelaskan secara rinci. Gedung Putih belum memberikan komentar resmi.

Belum diketahui apakah Khamenei berada di kantornya saat serangan terjadi. Pemimpin berusia 86 tahun itu tidak terlihat di hadapan publik selama beberapa hari terakhir di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.

Serangan ini berlangsung ketika Washington mengerahkan armada besar jet tempur dan kapal perang di kawasan Timur Tengah sebagai tekanan terhadap Teheran terkait program nuklirnya.

Jalan menuju kompleks Khamenei di pusat kota Teheran dilaporkan ditutup otoritas setempat, sementara ledakan lain terdengar di berbagai titik ibu kota.

Irak menutup wilayah udaranya menyusul eskalasi tersebut. Target dalam kampanye Israel disebut mencakup fasilitas militer Iran, simbol pemerintahan, dan sasaran intelijen.

Trump sebelumnya mendorong tercapainya kesepakatan untuk membatasi program nuklir Iran. Teheran menyatakan memiliki hak untuk memperkaya uranium dan menolak memasukkan isu lain seperti program rudal jarak jauh atau dukungan terhadap kelompok bersenjata seperti Hamas dan Hizbullah dalam perundingan.

Belum jelas rencana serangan balasan Iran. Namun, sebelumnya Teheran memperingatkan bahwa personel dan pangkalan militer Amerika di kawasan akan menjadi sasaran jika terjadi agresi.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menggambarkan serangan tersebut sebagai langkah untuk menghilangkan ancaman, tanpa merinci lebih lanjut.

Sejumlah rumah sakit di Israel mengaktifkan protokol darurat, termasuk memindahkan pasien dan operasi ke fasilitas bawah tanah. Sirene peringatan terdengar di berbagai wilayah Israel bersamaan dengan penutupan wilayah udara negara itu.

Militer Israel menyatakan telah mengeluarkan peringatan dini kepada publik untuk bersiap terhadap kemungkinan peluncuran rudal menuju wilayah Israel.

Sementara itu, Iran menutup wilayah udaranya dan layanan telepon seluler dilaporkan terputus di beberapa area saat ledakan terus mengguncang Teheran. Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban akibat serangan tersebut.

KEYWORD :

Perang AS vs Iran Israel Serang Teheran Konflik Timur Tengah




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :