Jum'at, 27/02/2026 19:55 WIB

Perbatasan Memanas, Pakistan Umumkan Perang Terbuka Lawan Afganistan





Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Mohammad Asif, menyatakan pada Jumat (27/2) bahwa situasi kini telah berubah menjadi perang terbuka.

Milisi Afganistan menghadapi serangan Pakistan (Foto: AP)

Islamabad, Jurnas.com - Pakistan dan Afghanistan saling melancarkan serangan dalam eskalasi dramatis ketegangan di perbatasan. Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Mohammad Asif, menyatakan pada Jumat (27/2) bahwa situasi kini telah berubah menjadi perang terbuka.

Hubungan kedua negara telah memanas selama berbulan-bulan. Bentrokan perbatasan pada Oktober menewaskan puluhan tentara, warga sipil, dan militan yang diduga terlibat.

Dikutip dari Associated Press, Islamabad menuduh pemerintah Taliban di Afghanistan melindungi kelompok militan yang melancarkan serangan lintas batas, serta menjalin kedekatan dengan India, rival utama Pakistan.

Gencatan senjata yang dimediasi Qatar sempat menghentikan pertempuran, meski baku tembak sporadis masih terjadi. Sejumlah perundingan damai di Istanbul pada November lalu juga gagal menghasilkan kesepakatan formal.

Kamis malam, Afghanistan melancarkan serangan lintas batas yang disebut sebagai balasan atas serangan udara Pakistan pada Minggu sebelumnya terhadap wilayah perbatasan Afghanistan yang menewaskan sejumlah orang.

Sebagai respons, Pakistan melancarkan serangan udara di Kabul dan dua provinsi Afghanistan lainnya pada Jumat dini hari.

Dalam pernyataannya di platform X, Asif mengatakan Pakistan sebelumnya berharap tercipta perdamaian di Afghanistan setelah penarikan pasukan NATO pada 2021, dan menginginkan Taliban fokus pada kesejahteraan rakyat serta stabilitas kawasan.

Namun, dia menuduh Taliban telah menjadikan Afghanistan “koloni India”. India dan Pakistan memiliki sejarah panjang konflik sejak merdeka dari Inggris pada 1947, termasuk beberapa perang dan bentrokan bersenjata. Hubungan dagang India-Afghanistan yang belakangan membaik disebut memicu ketidakpuasan Islamabad.

"Kesabaran kami sudah habis. Sekarang ini adalah perang terbuka antara kami," ujar Asif. Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari otoritas Afghanistan.

Otoritas di Provinsi Nangarhar, Afghanistan timur, menyatakan pertempuran masih berlangsung di wilayah perbatasan Torkham pada Jumat pagi. Direktorat informasi provinsi itu menyebut mortir Pakistan menghantam area sipil di Torkham, termasuk kamp pengungsi yang telah dievakuasi semalam.

Sebagai balasan, pasukan Afghanistan dilaporkan menargetkan pos-pos militer Pakistan di seberang perbatasan.

KEYWORD :

Perang Pakistan vs Afghanistan Perang Terbuka Konflik Taliban Pakistan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :