Arsip foto - Militer Meksiko berjaga usai tewasnya kartel narkoba di Jalisco (Foto: Reuters)
Jakarta, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah 10 juta dolar AS atau sekitar Rp167,8 miliar untuk informasi yang mengarah pada penangkapan atau vonis terhadap para pemimpin Kartel Sinaloa Meksiko, kata juru bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS, Tommy Pigott, pada Kamis.
"Hari ini (26 Februari), Biro Urusan Narkotika dan Penegakan Hukum Internasional Deplu AS melalui Program Hadiah Narkotika (NRP) mengumumkan penawaran hadiah hingga 5 juta dolar AS (sekitar Rp83,9 miliar) masing-masing," menurut pernyataan tersebut.
"Penawaran ini untuk informasi yang mengarah pada penangkapan dan/atau hukuman, di negara mana pun, terhadap Bos Kartel Sinaloa Tijuana Plaza, Rene Arzate-García, alias `La Rana,` dan saudaranya, Alfonso Arzate-García, alias `Aquiles.`," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Kedua bersaudara itu diduga telah mengendalikan faksi Tijuana dari Kartel Sinaloa selama sekitar 15 tahun. Pada 2023, keduanya ditetapkan oleh AS atas dugaan keterlibatan dalam perdagangan narkoba ilegal global.
Departemen Kehakiman AS juga mendakwa René Arzate-García dengan tuduhan narkoterorisme, menjalankan usaha kriminal secara berkelanjutan, memberikan dukungan material kepada organisasi teroris asing, konspirasi perdagangan narkoba internasional, serta pencucian uang.
Penawaran hadiah tersebut dikoordinasikan dengan Divisi San Diego dari Badan Penegakan Narkoba AS (DEA) dan Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Selatan California.
Pada Februari 2025, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengumumkan bahwa Washington menetapkan delapan kartel sebagai Organisasi Teroris Asing. Di antaranya adalah Kartel de Sinaloa, MS-13, dan Tren de Aragua.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kartel Sinaloa Amerika Serikat Kartel Meksiko
























