Jum'at, 27/02/2026 10:47 WIB

Sepp Blatter Sebut FIFA Sekarang Ini Seperti Diktator





Mantan Presiden Sepp Blatter melontarkan kritik keras terhadap penerusnya di FIFA, Gianni Infantino.

Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter (Foto: Los Angeles Times

Jakarta, Jurnas.com - Mantan Presiden Sepp Blatter melontarkan kritik keras terhadap penerusnya di FIFA, Gianni Infantino.

Dalam wawancara bersama media Jerman Bild, ia menilai arah kepemimpinan organisasi sepak bola dunia tersebut kini terlalu terpusat pada satu figur.

“Apa itu FIFA saat ini? Semuanya bergantung pada presidennya, Infantino. FIFA adalah sebuah diktator. Dewan FIFA yang beranggotakan sekitar 40 orang tidak memiliki kekuatan dalam pengambilan keputusan,” ujar Blatter yang dikutip pada Jumat (27/2).

Blatter juga menyinggung kedekatan Infantino dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, khususnya terkait persiapan Piala Dunia FIFA 2026 yang sebagian besar digelar di Amerika Serikat.

Ia menilai pemberian penghargaan perdamaian kepada Trump lebih sebagai bentuk penghormatan kepada tuan rumah turnamen. Menurutnya, ajang tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk kepentingan politik.

“Trump akan mengatur pertunjukan publisitas. Dia sudah melakukannya. Untuk itu, dia membutuhkan teman barunya, Presiden FIFA Gianni Infantino. Kata ‘sekutu’ lebih tepat dibandingkan teman,” katanya.

Blatter juga mengingatkan bahwa penyelenggaraan turnamen global tersebut memerlukan perhatian terhadap kondisi politik dan keamanan di Amerika Serikat.

Lebih lanjut, ia menyinggung sejumlah insiden keamanan sebagai hal yang perlu diantisipasi sebelum kompetisi dimulai.

“Saya berharap sepak bola bisa mengalahkan politik dan situasi kembali tenang ketika kompetisi dimulai di Amerika Serikat,” katanya.

Blatter sendiri bukan sosok tanpa kontroversi. Pada 2015, Sekretaris Jenderal FIFA saat itu Jerome Valcke lebih dahulu dijatuhi sanksi skors, disusul larangan sementara 90 hari terhadap Blatter dalam penyelidikan yang juga menyeret Michel Platini.

Pada Desember tahun yang sama, keduanya dikenai hukuman larangan beraktivitas di sepak bola selama delapan tahun, sebelum akhirnya dinyatakan bebas oleh pengadilan Swiss pada 2025.

KEYWORD :

Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter Gianni Infantino Sepakbola Dunia




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :