Selasa, 24/02/2026 14:14 WIB

Apa Itu Parade Planet? Ini Penjelasan Ilmiah dan Jadwal Sejajarnya 2026





Istilah

Fenomena langka “planetary parade” atau parade planet akan menghiasi langit senja pada Sabtu, 28 Februari 2026 (Foto: Live Science)

Jakarta, Jurnas.com - Istilah "planetary parade" atau “planet parade” atau parade planet kerap viral di media sosial setiap kali beberapa planet tampak berdekatan di langit malam. Namun dalam terminologi astronomi, peristiwa ini lebih tepat disebut planetary alignment atau kesejajaran planet.

Mengutip Star Walk, secara ilmiah, planetary alignment memiliki dua makna utama. Pertama, peristiwa ketika sejumlah planet berkumpul di satu sisi Matahari dalam waktu yang sama jika dilihat dari atas bidang Tata Surya.

Meski sering dibayangkan membentuk garis lurus sempurna, planet-planet sebenarnya tidak pernah benar-benar sejajar dalam satu garis tiga dimensi. Bahkan pengelompokan longgar dalam satu kuadran 90 derajat saja tergolong sangat langka dan hanya terjadi tujuh kali sepanjang milenium ini.

Definisi kedua merujuk pada fenomena visual dari sudut pandang Bumi, ketika beberapa planet tampak berada dalam satu sektor kecil di langit. Semakin sempit sektor langit tempat planet-planet itu terlihat, semakin dramatis pula kesan “parade” yang muncul.

Perlu dicatat, kesejajaran dalam definisi pertama tidak selalu menghasilkan pemandangan spektakuler dari Bumi. Posisi planet dalam ruang angkasa bisa saja terkumpul di satu sisi Matahari, tetapi tetap tersebar luas di kubah langit atau bahkan tak terlihat karena terlalu dekat dengan cahaya Matahari.

Mengapa Planet Tampak Seperti Membentuk Garis?

Planet-planet di Tata Surya mengorbit Matahari pada bidang yang hampir sama. Akibatnya, dari Bumi planet-planet itu terlihat bergerak mengikuti jalur tahunan Matahari di langit yang disebut ekliptika.

Karena berada di jalur yang sama, ketika beberapa planet muncul bersamaan, mereka tampak membentuk garis hampir lurus. Namun garis itu hanyalah efek perspektif dari posisi pengamat di Bumi.

Istilah “planet parade” sendiri bukan istilah resmi astronomi dan digunakan lebih longgar dibanding planetary alignment. Dalam astrologi, istilah ini bahkan bisa berarti beberapa planet berada di rasi zodiak yang sama, yang berbeda dari definisi ilmiahnya.

Jenis-Jenis Planetary Alignment

Kesejajaran planet diklasifikasikan berdasarkan jumlah planet yang terlibat. Mini alignment melibatkan tiga planet, small alignment empat planet, large alignment lima atau enam planet, sedangkan great alignment melibatkan seluruh planet di Tata Surya dan kadang termasuk Pluto.

Ketika hanya dua planet tampak sangat berdekatan di langit, fenomena itu disebut konjungsi. Konjungsi sering terjadi bersamaan dengan planetary alignment dan membuat langit malam terlihat lebih menarik.

Kalender Planet Parade 2026

Tahun 2026 akan menjadi periode sibuk bagi pengamat langit karena sejumlah planetary alignment terjadi dalam satu tahun.

Pada 28 Februari 2026 akan terjadi large planetary alignment yang melibatkan Merkurius, Venus, Neptunus, Saturnus, Uranus, dan Jupiter di langit senja. Peristiwa ini menjadi salah satu yang paling dinantikan karena enam planet akan tampak dalam satu rentang pengamatan.

Selanjutnya pada 18 April 2026 terjadi small alignment yang melibatkan Saturnus, Mars, Merkurius, dan Neptunus di langit pagi. Kemudian pada 12 Juni 2026, mini alignment menghadirkan Merkurius, Jupiter, dan Venus pada waktu senja.

Fenomena besar kembali terjadi pada 12 Agustus 2026 ketika enam planet, yakni Jupiter, Merkurius, Mars, Uranus, Saturnus, dan Neptunus, muncul di langit pagi. Tahun itu ditutup dengan small alignment pada 14 November 2026 yang melibatkan Merkurius, Venus, Mars, dan Jupiter.

Selain 2026, alignment besar berikutnya dengan lima hingga enam planet diperkirakan terjadi pada 2 Juli 2027. Beberapa alignment yang lebih langka lagi baru akan terjadi pada dekade dan abad mendatang.

Apakah Planet Sejajar Berbahaya?

Setiap kali istilah planet sejajar muncul, beredar pula klaim keliru bahwa fenomena ini dapat memicu gempa bumi atau tsunami akibat gaya gravitasi. Klaim tersebut telah berulang kali dibantah komunitas ilmiah.

Secara fisika, hanya Bulan dan Matahari yang memiliki pengaruh signifikan terhadap Bumi karena jaraknya sangat dekat atau massanya sangat besar. Planet-planet lain terlalu jauh untuk memberikan dampak gravitasi berarti terhadap kehidupan di Bumi.

Peristiwa ketika beberapa benda langit benar-benar berada pada satu garis dalam satu sisi Matahari disebut syzygy. Meski terdengar dramatis, fenomena ini telah terjadi berkali-kali sepanjang sejarah tanpa menimbulkan dampak global.

Planet Parade 28 Februari 2026

Sekitar 28 Februari 2026, enam planet akan berada di atas horizon setelah Matahari terbenam. Fenomena ini akan membentuk “parade” di sepanjang ekliptika dan dapat diamati dari sebagian besar wilayah dunia dengan waktu terbaik sekitar 30–60 menit setelah matahari terbenam.

Empat planet cukup terang untuk dilihat dengan mata telanjang, yakni Mercury, Venus, Saturn, dan Jupiter. Sementara itu, Uranus dan Neptune memerlukan binokular atau teleskop kecil karena cahayanya lebih redup.

Merkurius akan berada rendah di horizon barat di rasi Pisces dan mencapai elongasi terbesarnya pada 19 Februari. Di dekatnya, Venus akan bersinar sangat terang di rasi Aquarius dan menjadi objek paling mencolok di langit barat.

Saturnus juga berada di Pisces dengan cahaya kekuningan stabil, sedangkan Neptunus terletak kurang dari satu derajat darinya dan hanya dapat diamati dengan alat bantu optik. Uranus dapat ditemukan di rasi Taurus, tidak jauh dari gugus bintang Pleiades, sementara Jupiter bersinar terang di rasi Gemini dan menjadi jangkar visual yang mudah dikenali.

Menariknya, Bulan dengan iluminasi sekitar 90 persen akan berada dekat Jupiter, menciptakan pemandangan kontras yang indah. Meski demikian, pengamatan harus dilakukan setelah Matahari benar-benar terbenam dan tidak pernah mengarahkan binokular atau teleskop ke arah Matahari demi keselamatan.

Secara keseluruhan, planetary alignment bukanlah pertanda bencana, melainkan fenomena astronomi periodik yang sepenuhnya alami. Dengan pemahaman ilmiah yang tepat, planet parade justru menjadi kesempatan langka untuk menyaksikan dinamika Tata Surya secara langsung dari Bumi. (*)

Sumber: Star Walk

KEYWORD :

Parade Planet Enam Planet Berjajar Fenomena Astronomi 2026 Kesejajaran Planet




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :