Senin, 23/02/2026 17:03 WIB

Lewati Penjagaan Ketat, 50 Ribu Warga Palestina Tarawih di Al-Aqsa





Sekitar 50.000 warga Palestina melaksanakan salat Isya dan Tarawih Ramadan pada Minggu (22/2) malam di Masjid Al-Aqsa, yang terletak di Kota Tua, Yerussalem

Puluhan ribu warga Palestina salat Tarawih di Masjid Al-Aqsa (Foto: AFP)

Yerussalem, Jurnas.com - Sekitar 50.000 warga Palestina melaksanakan salat Isya dan Tarawih Ramadan pada Minggu (22/2) malam di Masjid Al-Aqsa, yang terletak di Kota Tua Yerusalem Timur yang diduduki.

Kerumunan besar tetap memadati kompleks masjid meskipun terdapat pos pemeriksaan militer Israel dan pemeriksaan identitas ketat di pintu-pintu masuk, menurut keterangan otoritas setempat di Yerusalem, sebagaimana dikutip dari Arab News pada Senin (23/2).

Umat Muslim Palestina menjalani bulan suci Ramadan yang dimulai pada Kamis lalu, di tengah meningkatnya ketegangan di Tepi Barat. Situasi tersebut mencakup serangan oleh pemukim Israel, serta penggerebekan dan penangkapan oleh militer Israel.

Kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan bahwa lebih dari 300 warga Yerusalem baru-baru ini menerima perintah dari otoritas Israel yang melarang mereka memasuki kompleks Al-Aqsa selama Ramadan.

Pasukan Israel juga meningkatkan kehadiran militer di Yerusalem dan memberlakukan pembatasan akses ke masjid, termasuk bagi anak-anak di bawah usia 12 tahun, pria di atas 55 tahun, serta perempuan di atas 50 tahun.

Sejak Rabu, ribuan warga Palestina mengantre di pos-pos pemeriksaan militer, termasuk di Qalandiya dan Bethlehem, dengan harapan dapat melewati pemeriksaan dan menunaikan salat di Masjid Al-Aqsa.

Masjid Al-Aqsa merupakan salah satu situs paling suci dalam Islam dan menjadi simbol penting bagi warga Palestina. Setiap Ramadan, jumlah jemaah biasanya meningkat signifikan, namun tahun ini pelaksanaan ibadah berlangsung di bawah pengamanan ketat dan pembatasan akses yang lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.

KEYWORD :

Tarawih Al-Aqsa pembatasan Masjid Al-Aqsa jemaah Palestina Ramadan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :