Pelatih Manchester City, Pep Guardiola (Foto: Manchester City)
London, Jurnas.com - Pelatih Manchester City Pep Guardiola memilih belum membicarakan peluang juara Liga Inggris karena kompetisi masih menyisakan banyak pertandingan.
Ia menilai perjalanan menuju akhir musim masih panjang dan terlalu dini menarik kesimpulan.
The Citizens akan menghadapi Newcastle United pada Minggu dini hari WIB mendatang dalam pertandingan penting. Jika mampu meraih kemenangan, jarak poin dengan pemimpin klasemen Arsenal dapat dipangkas menjadi hanya dua angka.
“Saya tidak terlalu peduli, 12 pertandingan itu waktu yang sangat panjang," ujar Guardiola dalam laman klub pada Sabtu (21/2).
Saat ini City tertinggal lima poin dari Arsenal, meski memiliki satu laga lebih banyak. Dengan 12 pertandingan tersisa, peluang mempertahankan trofi tetap terbuka bagi klub asal Manchester tersebut.
Kepercayaan diri tim juga meningkat setelah menjadi satu-satunya klub Liga Inggris yang berhasil memenangi dua pertandingan terakhir secara beruntun.
Jelang Hadapi Wolves, Arsenal Dapat Kabar Baik
Kabar positif datang dari kondisi skuad. Erling Haaland dan Savinho dipastikan kembali tersedia. Haaland yang memimpin daftar pencetak gol dengan 22 gol dinyatakan bugar usai absen dalam dua pertandingan karena cedera, sementara Savinho pulih setelah hampir tujuh pekan menepi akibat masalah pada paha.
Walaupun Manchester City telah mengoleksi enam gelar liga sejak 2018, Guardiola merasa pengalaman tersebut tidak banyak membantu dalam perburuan musim ini.
“70 persen pemain kami adalah pemain baru, jadi mereka tidak punya pengalaman itu. Pengalaman adalah memenangkan pertandingan besok, itu saja,” tegasnya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pep Guardiola Manchester City Liga Inggris Gelar Juara Puncak Klasemen




















