Jum'at, 20/02/2026 12:11 WIB

BKN PDI Perjuangan Gelar "Harmoni Imlek Nusantara", Ini Ungkapan Once Mekel





Once Mekel ungkapkan peran besar Megawati Soekarno Putri untuk tetapkan Imlek libur nasional

Once Mekel hadiri BKN PDI Perjuangan Gelar Harmoni Imlek Nusantara. (Foto: Jurnas/Ist).

Jakarta, Jurnas.com- Suara tetabuhan gendang, simbal, dan tambur membahana di Restaurant Empurau pada Minggu (15/2), menandai dimulainya perayaan "Harmoni Imlek Nusantara". Perhelatan yang digelar oleh Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili ini menjadi sebuah refleksi mendalam atas kekayaan budaya bangsa.

Acara yang dibuka dengan atraksi Barongsai dan Wushu itu, disusul dengan keelokan tari Bian Lian (face changing dance). Uniknya, penampilan penyanyi lagu-lagu Mandarin malam itu berpadu mesra dengan alunan Biola dan kearifan lokal dentingan Sasando menciptakan simfoni yang merayakan keberagaman.

Dalam sambutannya, Kepala BKN PDI Perjuangan, Once Mekel, membawa hadirin kembali ke tahun 2002. Ia mengingatkan peran besar Megawati Soekarnoputri, yang menetapkan Imlek sebagai Hari Libur Nasional. Once juga memaknai langkah penting Presiden Ke-5 Republik Indonesia tersebut sebagai sebuah "deklarasi kebudayaan".

"Deklarasi bahwa budaya Tionghoa yang sudah ratusan tahun di Nusantara adalah budaya Indonesia juga, budaya Tionghoa adalah kekayaan Nusantara," ujar Once baru-baru ini.

Menurutnya, dengan demikian, negara mengakui bahwa budaya dan peran etnis Tionghoa adalah bagian tak terpisahkan dari eksistensi NKRI.

"Kedua, identitas Tionghoa adalah salah satu elemen pembentuk jati diri bangsa kita. Dan, peran etnis Tionghoa adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah dan masa depan NKRI," lanjutnya menafsirkan makna penetapan Imlek sebagai hari libur nasional.

Sebelumnya, Once mencontohkan Kebaya Encim sebagai bukti nyata harmonisnya perjumpaan budaya yang telah berlangsung berabad-abad. Sementara itu, Profesor Darmadi Durianto sebagai tuan rumah menyapa hadirin dan menyampaikan salam hangat dari Ketum PDI Perjuangan yang saat itu sedang menunaikan ibadah umroh. Ia juga menguraikan sekilas harapan dan tantangan Tahun Kuda Api ini.

Suasana kekeluargaan semakin terasa saat prosesi Yee Sang dilakukan sebelum santap malam dimulai. Di atas panggung, prosesi dipimpin oleh Chef Donny bersama Once Mekel, Darmadi Durianto dan fungsionaris PDI Perjuangan seperti Ronny Talapessy, Hilmar Farid, Adri Martowardojo, serta tokoh Perhimpunan INTI dan pengusaha nasional.

KEYWORD :

Once Mekel Badan Kebudayaan Nasional Imlek Nusantara




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :