Jum'at, 20/02/2026 04:53 WIB

Baru 5 dari 27 Negara BoP Siap Kirim Militer ke Gaza, Termasuk RI!





Lima negara menyatakan komitmennya untuk mengirim pasukan dalam misi pasukan keamanan internasional di Gaza, termasuk Indonesia.

Warga Palestina, yang mengungsi ke bagian selatan Gaza atas perintah Israel selama perang, mencoba kembali ke utara setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza berlaku, di Jalur Gaza tengah, 10 Oktober 2025. REUTERS

Washington, Jurnas.com - Lima negara menyatakan komitmennya untuk mengirim pasukan dalam misi pasukan keamanan internasional di Gaza, Palestina, termasuk salah satunya Indonesia.

Hal ini disampaikan Komandan International Stabilisation Force (ISF), Mayor Jenderal Angkatan Darat AS Jasper Jeffers dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace) bentukan Presiden AS, pada Kamis (19/2).

Selain Indonesia, Mayor Jenderal Jeffers mengatakan lima negara pertama yang siap mengerahkan pasukan termasuk Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania. Sementara itu, Mesir dan Yordania berkomitmen membantu pelatihan kepolisian.

Dikutip dari Reuters, Mayor Jenderal Jeffers menjelaskan bahwa tahap awal pengerahan akan dimulai di wilayah selatan Gaza, tepatnya di Rafah. Di sana, pasukan ISF akan melatih aparat kepolisian setempat sebelum memperluas operasi secara bertahap ke sektor-sektor lain.

Dalam rencana jangka panjang, kekuatan ISF ditargetkan mencapai 20.000 personel militer. Selain itu, misi ini juga mencakup pelatihan bagi 12.000 anggota kepolisian guna mendukung stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Pembentukan pasukan internasional ini menjadi bagian dari inisiatif Dewan Perdamaian yang baru dibentuk untuk menjaga stabilitas di Gaza pascakonflik.

Diketahui, rencana pengiriman pasukan Indonesia telah diperkuat dengan persiapan hingga 8.000 personel TNI yang diproyeksikan untuk misi perdamaian tersebut, dengan tahap awal sekitar 1.000 personel siap diberangkatkan pada April 2026 dan keseluruhan kontingen ditargetkan siap paling lambat akhir Juni 2026.

Penyusunan pasukan ini masih menunggu keputusan politik akhir dari Presiden Prabowo Subianto serta persetujuan mekanisme internasional yang berlaku.

Kementerian Luar Negeri RI juga menekankan bahwa keterlibatan Indonesia dalam ISF sudah melalui konsultasi dengan pihak Palestina, termasuk pertemuan dengan wakil tetap Palestina untuk PBB di New York, guna memastikan bahwa kontribusi tersebut mendapat restu dan sesuai mandat kemanusiaan yang jelas.

KEYWORD :

Demiliterisasi Gaza Pengiriman Militer ke Palestina Pertemuan Board of Peace TNI ke Gaza




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :