Ilustrasi sedang menyikat gigi (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)
Jakarta, Jurnas.com - Memasuki bulan Ramadan, umat Muslim menjalankan ibadah puasa yang tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan, seperti membantu mengontrol kadar gula dan lemak tubuh. Namun di balik manfaat tersebut, sebagian orang kerap menghadapi masalah bau mulut yang dapat menurunkan rasa percaya diri saat beraktivitas maupun beribadah.
Bau mulut saat puasa umumnya dipicu oleh kondisi mulut yang kering karena tidak adanya asupan cairan dalam waktu lama. Selain itu, makanan yang dikonsumsi saat sahur, terutama yang beraroma tajam, dapat mempercepat pertumbuhan bakteri di rongga mulut.
Mengutip Kemenkes, tidak hanya berasal dari luar, bau mulut juga bisa dipicu faktor internal tubuh. Kondisi medis seperti diabetes atau gangguan lambung, termasuk maag, dapat memunculkan aroma tidak sedap dari dalam tubuh yang tercium melalui napas.
Meski demikian, bau mulut saat puasa bukan masalah yang tidak bisa diatasi. Mengutip Kemenkes, ada sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu meminimalisirnya tanpa mengganggu ibadah puasa atau membatalkannya.
Pertama, mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih sekitar dua hingga tiga liter per hari saat sahur dan berbuka. Asupan cairan yang cukup membantu menjaga kelembapan rongga mulut dan menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau.
Menahan Emosi Agar Puasa Lebih Bermakna
Kedua, menjaga kebersihan gigi dan lidah secara menyeluruh setelah sahur dan sebelum tidur. Menyikat gigi dengan teknik yang benar, membersihkan lidah, serta menggunakan obat kumur dapat membantu membersihkan sisa makanan yang menjadi sumber bau.
Ketiga, menghindari makanan beraroma tajam saat sahur maupun berbuka. Jenis makanan tertentu dapat meninggalkan residu bau yang bertahan lama di rongga mulut.
Tips Khatam Al-Qur`an Selama Ramadan
Keempat, tidak merokok saat berbuka dan sahur. Rokok tidak hanya berdampak pada kesehatan secara umum, tetapi juga memperburuk aroma napas dan memperparah kondisi mulut kering.
Kelima, menghindari tidur terlalu lama di siang hari. Produksi air liur yang semakin berkurang saat tidur dapat memicu bau mulut lebih kuat ketika bangun.
Dengan menerapkan lima aktivitas tersebut secara konsisten, bau mulut saat puasa dapat diminimalkan sehingga kepercayaan diri tetap terjaga sepanjang Ramadan. Menjaga kesehatan mulut menjadi bagian penting dari upaya menjalankan ibadah dengan nyaman dan optimal. (*)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Aktivitas Sederhana Bau Mulut Puasa Ramadan Tips atasi bau mulut

























