Kamis, 19/02/2026 21:21 WIB

Bau Mulut Saat Puasa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Tanpa Batal





Bau mulut menjadi keluhan yang kerap muncul saat menjalankan ibadah puasa. Kondisi ini sering kali menurunkan rasa percaya diri

Ilustrasi - bau mulut (Foto: SHUTTERSTOCK)

Jakarta, Jurnas.com - Bau mulut menjadi keluhan yang kerap muncul saat menjalankan ibadah puasa. Kondisi ini sering kali menurunkan rasa percaya diri, terutama ketika harus berinteraksi dengan orang lain sepanjang hari.

Menutip Halodoc, secara medis, penyebab utama bau mulut saat puasa adalah berkurangnya produksi air liur akibat tidak adanya asupan cairan dalam waktu lama. Padahal, air liur berfungsi sebagai pembersih alami rongga mulut yang mengandung enzim untuk membantu pencernaan awal serta glikoprotein yang melindungi mukosa mulut.

Selain itu, air liur juga berperan sebagai sistem pertahanan tubuh pertama terhadap bakteri dan virus yang masuk melalui mulut. Ketika produksi air liur menurun, rongga mulut menjadi kering dan menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri berkembang biak di lidah, gigi, dan sela-sela mulut.

Pertumbuhan koloni bakteri inilah yang memicu munculnya bau tidak sedap saat puasa. Namun demikian, kurangnya cairan bukan satu-satunya faktor penyebab bau mulut.

Masalah kesehatan gigi dan gusi juga dapat memperparah kondisi tersebut, terutama jika terdapat sisa makanan yang menumpuk di permukaan gigi, gusi, dan lidah. Jika tidak dibersihkan secara optimal, sisa makanan menjadi sumber makanan bagi bakteri yang menghasilkan senyawa berbau.

Gangguan pada sistem pencernaan turut berkontribusi terhadap bau mulut selama puasa. Cairan pencernaan tetap diproduksi meskipun tidak ada asupan makanan, dan kondisi ini dapat memengaruhi lapisan lambung sehingga memicu aroma tidak sedap yang tercium melalui napas.

Di sisi lain, saat tubuh menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi selama puasa, proses metabolisme menghasilkan zat kimia bernama keton. Zat ini dapat keluar bersama embusan napas dan menimbulkan aroma khas yang berbeda dari biasanya.

Meski penyebabnya beragam, bau mulut saat puasa dapat diminimalkan tanpa harus membatalkan ibadah puasa. Langkah pertama adalah menjaga kebersihan gigi dengan menyikat gigi secara rutin, terutama setelah sahur dan sebelum tidur.

Penggunaan obat kumur antibakteri dapat menjadi pelengkap karena mampu menjangkau area yang sulit dibersihkan sikat gigi. Cara ini membantu mengurangi sisa makanan dan bakteri yang tersembunyi di sela-sela gigi.

Selain gigi, kebersihan lidah juga perlu diperhatikan karena permukaannya dapat menjadi tempat menumpuknya plak dan bakteri. Membersihkan lidah setidaknya dua kali sehari membantu menekan sumber bau yang kerap terabaikan.

Asupan cairan yang cukup saat sahur juga berperan penting dalam menjaga kelembapan rongga mulut. Mengonsumsi dua hingga tiga gelas air putih sebelum waktu imsak dapat membantu mencegah mulut terlalu kering selama berpuasa.

Dengan memahami penyebab dan langkah pencegahannya, bau mulut saat puasa bukan lagi masalah yang sulit diatasi. Perawatan sederhana dan konsisten dapat membantu menjaga kesehatan mulut sekaligus mempertahankan rasa percaya diri sepanjang menjalankan ibadah puasa. (*)

Sumber: Halodoc, dan berbagai sumber lainnya

KEYWORD :

Bau Mulut Puasa Ramadan Penyebab Bau Mulut Tips atasi bau mulut




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :