Kamis, 19/02/2026 07:46 WIB

Inggris Usut Dugaan Bisnis Seks Epstein di Bandara London





Polisi Inggris mengusut dugaan Jeffrey Epstein memperdagangkan perempuan melalui dua bandara di London dan satu bandara di wilayah Inggris tengah

Jeffrey Epstein dalam sebuah penerbangan pribadi (Foto: AFP)

London, Jurnas.com - Polisi Inggris mengusut dugaan Jeffrey Epstein memperdagangkan perempuan melalui dua bandara di London dan satu bandara di wilayah Inggris tengah dengan menggunakan penerbangan pribadi.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya nasional yang lebih terkoordinasi untuk menyelidiki hubungan pelaku kejahatan seksual itu dengan Inggris.

Tiga kepolisian regional pada Rabu (18/2) menyatakan sedang meninjau informasi terkait penerbangan pribadi yang dikaitkan dengan Epstein, setelah pemerintah Amerika Serikat menerbitkan jutaan dokumen mengenai mantan pemodal tersebut pada akhir Januari.

Essex Police memeriksa penerbangan masuk dan keluar Bandara Stansted, yang terletak di timur laut London. Sementara Bedfordshire Police menilai data penerbangan di Bandara Luton, barat laut ibu kota.

West Midlands Police juga menyebut sedang menilai bukti-bukti yang berkaitan dengan Epstein dari Bandara Birmingham, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Penilaian awal ini belum masuk tahap penyelidikan penuh, namun dilakukan setelah dibentuknya kelompok koordinasi nasional untuk membantu kepolisian setempat menelaah hubungan Epstein dengan Inggris atau warga negara Inggris.

"Kami terus bekerja secara kolaboratif untuk menilai detail yang dipublikasikan agar dapat memahami dampak potensial dari jutaan dokumen yang telah diterbitkan," kata National Police Chiefs’ Council dalam pernyataan resminya.

BBC pada 2025 melaporkan bahwa catatan penerbangan dan manifes yang tidak lengkap menunjukkan ada 87 penerbangan terkait Epstein yang tiba atau berangkat dari bandara-bandara Inggris sejak awal 1990-an hingga 2018, dengan penumpang perempuan tak dikenal tercatat dalam daftar.

Dokumen-dokumen yang ditinjau Reuters menunjukkan beberapa referensi ke Stansted, termasuk pembahasan tentang apakah seorang perempuan Rusia pemegang visa AS bisa berganti pesawat di bandara tersebut. Arsip itu juga memuat puluhan rujukan mengenai visa Inggris.

Bandara Stansted, Luton, dan Birmingham dalam pernyataan terpisah mengatakan penerbangan pribadi tidak dikelola langsung oleh terminal yang mereka operasikan, dan pemeriksaan imigrasi serta bea cukai menjadi tanggung jawab Border Force.

Border Force belum memberikan komentar. Berdasarkan hukum Inggris, semua individu yang tiba di negara tersebut harus melalui pemeriksaan ketat.

Kasus Epstein juga memicu dampak besar di Inggris. Dua kepolisian lainnya kini menelaah dugaan pelanggaran jabatan publik terkait Peter Mandelson, mantan duta besar Inggris untuk AS, serta Andrew Mountbatten-Windsor, adik Raja Charles.

Dokumen Epstein mengindikasikan keduanya pernah meneruskan dokumen pemerintah yang bersifat rahasia kepada Epstein.

Kedua tokoh tersebut telah membantah melakukan pelanggaran dan menyatakan menyesal pernah berteman dengan Epstein, namun belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terbaru setelah dokumen-dokumen itu dipublikasikan.

KEYWORD :

investigasi Epstein Inggris bandara London Epstein dokumen Epstein terbaru




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :